trending

Pemerintah Siapkan Water Taxi di Bali, Bandara Ngurah Rai-Canggu Hanya 30 Menit

Penulis Nadira Sekar
Apr 10, 2026
Foto: Ilustrasi Water Taxi (freepik.com | Image by TravelScape)
Foto: Ilustrasi Water Taxi (freepik.com | Image by TravelScape)

ThePhrase.id - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan proyek transportasi laut berupa water taxi di Bali sebagai solusi mengurai kemacetan di kawasan pariwisata. Rencana ini disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI.

Dudy menjelaskan bahwa water taxi akan menjadi alternatif untuk mengintegrasikan moda transportasi di Bali. Rute utama water taxi akan menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan wisata Canggu. Dengan adanya moda transportasi berbasis laut ini, waktu tempuh perjalanan yang biasanya memakan waktu satu hingga dua jam melalui jalur darat diproyeksikan dapat dipangkas menjadi sekitar 30 menit.

“Water taxi merupakan salah satu solusi alternatif dalam mengintegrasikan transportasi darat, laut, dan udara untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Provinsi Bali, khususnya di Kabupaten Badung,” jelas Dudy.

Dilansir dari Kompas.com, proyek moda transportasi terintegrasi ini ditargetkan mulai berjalan pada 2026 dengan nilai investasi awal sekitar Rp1,21 triliun. Investasi awal tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan proyek, mulai dari pengadaan pelabuhan, pembangunan infrastruktur darat, mechanical and electrical, fasilitas pendukung, hingga pengadaan kapal.

Proyek ini akan digarap oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang saat ini tengah menyusun studi pra-desain, studi kelayakan, serta Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pembangunan. Mengutip Detik.com, Dudy menyebut konstruksi direncanakan dimulai pada Agustus 2026.

“Saat ini PT ASDP yang akan mengoperasikan water taxi sedang dalam proses usulan studi DED. Adapun pekerjaan konstruksi akan mulai dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 hingga Juli 2027,” kata Dudy.

Selain itu, pihaknya harus menjamin keselamatan pelayaran dengan desain proyek yang mencakup pembangunan penahan gelombang atau breakwater, terutama di titik perairan yang tergolong ekstrem seperti Pantai Sekeh di sekitar bandara dan Pantai Berawa di kawasan Canggu.

Di sisi lain, Dudy menyampaikan bahwa hingga kini belum ada investor yang berminat untuk pengembangan MRT maupun LRT di Bali. Meski begitu, pemerintah tetap berupaya menawarkan proyek tersebut kepada investor potensial. Kehadiran water taxi diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi tantangan utama di kawasan pariwisata Bali. [nadira]

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic