trending

Pemprov DKI Resmikan Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Integrasikan Enam Moda Transportasi

Penulis Nadira Sekar
Jun 23, 2026
Foto: Peresmian Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas (beritajakarta.id/Reza Pratama Putra)
Foto: Peresmian Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas (beritajakarta.id/Reza Pratama Putra)

ThePhrase.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Minggu (21/6). Fasilitas ini dirancang sebagai penghubung enam moda transportasi utama, yakni MRT Jakarta, KRL Commuter Line, Transjakarta, LRT Jabodebek, LRT Jakarta, dan Kereta Bandara.

Peresmian pembangunan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Chargé d’Affaires ad interim Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia His Excellency Myochin Mitsuru, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI Allan Tandiono, serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT MRT Jakarta (Perseroda).

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa Jakarta saat ini telah menjadi salah satu kota dengan sistem transportasi publik terbaik di Asia Tenggara. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat konektivitas antarmoda guna mendorong lebih banyak masyarakat beralih ke transportasi publik.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan pedestrian deck ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarmoda, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi kawasan Sudirman–Dukuh Atas menuju kawasan yang lebih modern, ramah pejalan kaki, dan terintegrasi. Infrastruktur ini juga dirancang inklusif dan dapat diakses dengan aman oleh seluruh pengguna, termasuk penyandang disabilitas.

“Kehadirannya akan meningkatkan konektivitas, keselamatan, dan kenyamanan pejalan kaki, sekaligus memperkuat integrasi antarmoda transportasi publik. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada akhir 2028,” kata Pramono.

Ia juga menegaskan bahwa Patung Jenderal Sudirman akan tetap dipertahankan di lokasi semula dan tidak akan dipindahkan seiring penataan kawasan tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menjelaskan bahwa tingginya mobilitas pengguna transportasi publik di kawasan Dukuh Atas menjadi dasar pentingnya pembangunan infrastruktur penghubung yang lebih efisien.

“Hadirnya Pedestrian Deck Dukuh Atas akan memastikan konektivitas yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki saat bermobilitas antar-area dan berpindah moda transportasi publik,” jelasnya.

Menurutnya, selain meningkatkan kenyamanan mobilitas, infrastruktur ini akan menghadirkan perjalanan yang lebih efisien dan inklusif dengan memangkas waktu berjalan kaki hingga sekitar 7 menit serta mengurangi jarak tempuh hingga sekitar 400 meter saat berpindah antarmoda.

Ia menambahkan, proyek pedestrian deck ini sepenuhnya dibiayai oleh PT MRT Jakarta tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic