
Thephrase.id - Produsen perlengkapan olahraga, Kelme, resmi memperkenalkan jersey terbaru Timnas Indonesia melalui festival bertajuk Leave Your Mark Fest 2026 yang berlangsung pada 12-15 Maret 2026 di Plaza Utara Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Peluncuran ini menghadirkan dua varian utama, yakni jersey home dan away yang tersedia dalam versi player issue serta replica issue dengan spesifikasi berbeda.
Versi player issue dirancang menggunakan teknologi khusus yang disiapkan untuk kebutuhan pemain di lapangan, sedangkan replica issue ditawarkan dengan kualitas tinggi namun dengan harga yang lebih terjangkau bagi penggemar.
Produk jersey tersebut lebih dulu dipasarkan secara offline melalui Garuda Store serta pop-up store dalam festival Leave Your Mark Fest sebelum distribusinya diperluas ke sejumlah ritel seperti JD Sports dan Football Dept.
Penjualan secara daring juga disiapkan melalui situs resmi Kelme serta toko resmi Kelme di marketplace Shopee.
Selain koleksi utama, Kelme juga menyiapkan lini jersey untuk anak-anak melalui Wilio Kids yang dijadwalkan hadir dalam peluncuran tahap kedua pada April mendatang.
Festival Leave Your Mark Fest 2026 digelar dengan konsep yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan gaya hidup untuk memperkenalkan jersey terbaru sekaligus mendekatkan sepak bola serta futsal Indonesia kepada masyarakat.
Pengunjung festival dapat melihat langsung jersey terbaru Timnas Indonesia di area Experience Center dan membelinya di Kelme Pop-Up Store selama acara berlangsung.
"Leave Your Mark Fest kami hadirkan sebagai pengalaman yang melibatkan para penggemar secara langsung," tegas CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya.
"Kami ingin menjadikan peluncuran jersey Timnas Indonesia sebagai momen yang dapat dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat, di mana para pendukung tidak hanya datang untuk melihat tetapi juga ikut menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia," lanjutnya.
Jersey kandang Timnas Indonesia dirancang dengan inspirasi dari warisan sejarah sepak bola nasional dengan menghidupkan kembali identitas garis merah putih yang pernah menjadi simbol semangat di lapangan.
Desain tersebut mengambil referensi dari jersey legendaris tahun 1999 dan dipadukan dengan elemen klasik dari era sebelumnya sebagai penghormatan bagi generasi awal pemain yang membawa Indonesia tampil di panggung internasional.
Secara teknis, jersey ini menggunakan bahan jacquard ringan yang memiliki sirkulasi udara baik, cepat menyerap keringat, serta dirancang agar tetap nyaman digunakan dalam pertandingan dengan intensitas tinggi.
Sementara itu, jersey tandang menampilkan interpretasi modern dari kekayaan budaya Indonesia melalui motif yang terinspirasi dari garis, titik, serta simbol batik yang diterjemahkan ke dalam bentuk geometris dan tekstur piksel.
Kedua jersey dirancang dengan pola ergonomis tiga dimensi berbasis data fisik pemain Timnas Indonesia, dilengkapi teknologi high frequency welding pada logo Kelme serta crest silikon 3D pada dada sebagai identitas resmi Tim Merah Putih.