e-biz

Penumpang Wajib Tahu! Ini Tips Menghadapi Situasi Darurat di Kereta

Penulis Firda Ayu
May 05, 2026
Ilustrasi naik kereta api (Foto: dok. ThePhrase.id)
Ilustrasi naik kereta api (Foto: dok. ThePhrase.id)

ThePhrase.id – Insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih meninggalkan duka mendalam. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perjalanan rutin yang kita jalani sehari-hari tetap memiliki risiko tak terduga.

Meski kecelakaan bukanlah sepenuhnya hal yang dapat dihindari, penumpang tetap dapat meningkatkan kewaspadaan serta memahami langkah-langkah penting terutama saat situasi darurat terjadi.

Untuk itu, simak sejumlah panduan berikut yang dirangkum dari akun Instagram resmi KAI @keretaapikita serta Safety First Indonesia yang merujuk pada data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Berdasarkan data KNKT, kereta api termasuk sebagai salah satu moda transportasi paling aman dengan angka kecelakaan relatif rendah dibanding moda transportasi lain. Meski demikian, risiko tetap ada, dengan sejumlah kecelakaan yang kerap terjadi mulai dari anjlok, terguling, hingga tabrakan kereta

Karena itu, penting bagi penumpang untuk tidak hanya bergantung pada petugas, namun juga memahami hal-hal yang harus dilakukan jika kondisi darurat benar-benar terjadi.

Kenali Alat Keselamatan 

Sebelum memulai perjalanan, luangkan waktu untuk mengenal alat keselamatan di dalam kereta meliputi Passenger Emergency Call (alat komunikasi darurat), tombol SOS atau rem darurat, hingga palu pemecah kaca. 

Setiap moda seperti KRL, LRT, hingga Whoosh juga dilengkapi prosedur evakuasi yang berbeda, termasuk fasilitas keselamatan bagi penumpang berkebutuhan khusus seperti ramp, kursi roda, atau lori evakuasi.

Panduan Saat Situasi darurat

Saat situasi darurat terjadi, tetap tenang dan ikuti arahan dari petugas kereta. Kru maupun petugas di lapangan telah dilatih menghadapi berbagai kondisi, mulai dari gangguan listrik hingga evakuasi lintas. Hindari mengambil keputusan sendiri tanpa koordinasi, karena bisa membahayakan diri sendiri maupun penumpang lain.

Agar lebih siap saat keadaan darurat terjadi, berikut beberapa hal yang perlu diketahui:

  • Jika bepergian bersama keluarga atau kerabat, selalu pantau dan pastikan tetap berdekatan
  • Selalu waspada saat berada di peron atau dekat jalur kereta
  • Patuhi peraturan, denah, dan petunjuk keselamatan, baik yang ada di stasiun atau di dalam kereta
  • Ketahui rute evakuasi dan lokasi penyimpanan alat keselamatan darurat di kereta

Apabila terjadi benturan atau kondisi darurat, pastikan berdiri atau duduk di bagian tengah kereta untuk meminimalkan dampak benturan atau guncangan, serta hindari area bordes. Jika evakuasi diperlukan, ikuti beberapa langkah berikut ini.

  • Keluarlah bersama-sama melalui pintu.
  • Gunakan benda-benda sekitar jika diperlukan. Seperti kursi panjang di kereta yang dapat diangkat dan dijadikan alat seluncur.
  • Bila pintu tidak dapat dibuka, pecahkan kaca jendela menggunakan alat pemecah kaca yang tersedia.
  • Tinggalkan semua barang bawaan dan utamakan keselamatan diri.
  • Usahakan proses evakuasi seluruh penumpang dalam kondisi darurat berjalan cepat, maksimal 90 detik.
  • Selalu pegang identitas diri dan tiket.

Setelah keluar dari kereta, pastikan untuk:

  • Menjauh dari rel atau bergerak ke arah aman.
  • Selalu berjalan beriringan dan waspada akan kondisi sekitarmu.
  • Jika kamu berada di posisi paling depan atau pemimpin rombongan, silangkan tangan di atas kepala sebagai tanda kepada masinis jika jalur dalam kondisi bahaya.
  • Bila jalur kereta api menggunakan ballas (batu kircak), berjalanlah di bantalan beton untuk mengurangi cedera kaki.
  • Bila kereta api menggunakan listrik aliran bawah (LAB), jangan berjalan di atas rel dan gunakan rute evakuasi yang tersedia di pinggir atau tengah rel.

Untuk mempercepat proses evakuasi apabila terjadi peristiwa luar biasa hebat, KAI juga menyediakan kereta penolong yang berfungsi untuk evakuasi sarana kereta api dan penumpang maupun kru kereta. Selain itu, KAI juga menyediakan layanan siaga yang siap melayani selama 24 jam melalui contact center KAI 121.

“Mari selalu utamakan keselamatan bersama. Jaga ketenangan, patuhi arahan petugas, dan kenali fasilitas keselamatan di sekitar kita. Karena perjalanan aman dimulai dari kesadaran diri sendiri,” tulis KAI melalui akun @keretaapikita. [fa]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic