
ThePhrase.id – Penyanyi asal Amerika Serikat, D4vd, resmi didakwa dan ditahan atas dugaan pembunuhan remaja berusia 14 tahun bernama Celeste Rivas Hernandez yang dilaporkan hilang tahun lalu.
Pengumuman tersebut disampaikan pada 20 April oleh Jaksa Wilayah Los Angeles, Nathan J. Hochman. Hochman mengungkap bahwa D4vd, yang memiliki nama asli David Anthony Burke tak hanya didakwa atas pembunuhan, tapi juga kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur serta mutilasi jenazah.
Dalam pernyataannya, pihak kejaksaan menjelaskan bahwa korban diduga menjalin hubungan dengan pelaku, sebelum akhirnya dihabisi ketika mengancam akan mengungkap perbuatannya.
“Celeste masih anak-anak, di bawah usia 14 tahun, ketika David Burke diduga melakukan hubungan seksual berulang kali dengannya,” kata Jaksa Wilayah Hochman.
Jaksa juga mengungkap dugaan bahwa tubuh korban dipotong-potong dan disimpan dalam dua kantong di bagasi depan mobil pelaku, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi membusuk berbulan-bulan kemudian. Jika terbukti bersalah, D4vd terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.
Melansir BBC, kasus ini bermula pada laporan hilangnya Celeste Rivas Hernandez pada April 2024 dari kediamannya di Lake Elsinore. Remaja tersebut diketahui beberapa kali meninggalkan rumah sebelumnya.
Namun, pada 8 September 2025, pihak berwenang menemukan jenazah Celeste dalam kondisi telah membusuk di sebuah mobil Tesla yang ditinggalkan di tempat penarikan kendaraan di Hollywood.
Setelah diperiksa, penyelidik menemukan bagian tubuh korban, termasuk kepala dan torso dalam kantong jenazah yang disimpan di bagasi depan kendaraan tersebut. Dokumen pengadilan kemudian mengungkap bahwa mobil tersebut terdaftar pada alamat yang berkaitan dengan D4vd.
Kondisi jenazah yang telah membusuk membuat penyebab kematian sulit dipastikan oleh pihak medis. Hingga kini, penyebab kematian belum diumumkan dan sempat menimbulkan berbagai spekulasi publik, terutama terkait dugaan hubungan antara D4vd dan korban.
Untuk menjaga integritas penyelidikan, seorang hakim bahkan memerintahkan agar catatan kematian korban disegel.
Selanjutnya, pada Desember 2025, bukti yang terkumpul mulai mengarah pada nama D4vd sebagai target utama yang berpotensi menghadapi dakwaan pembunuhan. Situasi semakin berkembang setelah ayahnya, Dawud Burke, menentang panggilan pengadilan dan mengajukan sejumlah dokumen.
Dokumen tersebut justru mengungkap lebih banyak detail yang sebelumnya tidak diketahui publik, termasuk status D4vd sebagai target penyelidikan resmi.
D4vd kemudian menyerahkan diri kepada pihak berwenang pada 16 April 2026 waktu setempat dan langsung ditahan. Penangkapan ini menjadi titik balik penting kasus tersebut setelah berbulan-bulan berjalan tanpa perkembangan besar.
Kini, D4vd tengah menunggu proses hukum lebih lanjut, termasuk sidang perdana atau arraignment yang berlangsung di Los Angeles pada 20 April 2026 waktu setempat.
Di sisi lain, tim kuasa hukum D4vd tetap membantah seluruh tuduhan dan menegaskan bahwa klien mereka tidak bersalah. Mereka juga mengingatkan bahwa seluruh dakwaan yang diajukan masih berupa tuduhan, dan D4vd tetap dianggap tidak bersalah hingga terbukti di pengadilan.
Sebelum terlibat dalam kasus ini, D4vd merupakan penyanyi dengan jutaan pengikut di Instagram yang populer lewat lagu Here with Me dan Romantic Homicide. Namun, sejak kasus ini mencuat, D4vd membatalkan tur dunia serta menghilang dari sorotan publik. [fa]