
Thephrase.id - Mikel Merino kembali membuktikan dirinya sebagai sosok pembeda bagi Timnas Spanyol setelah gol yang dicetaknya dari bangku cadangan memastikan kemenangan 2-1 atas Timnas Belgia sekaligus membawa La Furia Roja melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.
Keberhasilan menyingkirkan Timnas Belgia membuat Timnas Spanyol mencapai babak empat besar Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah setelah edisi 2010, ketika mereka akhirnya keluar sebagai juara dunia.
Merino kembali menjalankan peran sebagai supersub setelah sebelumnya juga menjadi penentu kemenangan Timnas Spanyol atas Timnas Portugal pada babak 16 besar, sehingga kini pasukan Luis de la Fuente hanya tinggal selangkah lagi menuju final.
Lawan yang menunggu Timnas Spanyol di semifinal adalah Timnas Prancis sehingga laga tersebut diperkirakan menghadirkan duel menarik, termasuk potensi adu pengaruh antara Kylian Mbappe dan wonderkid Spanyol, Lamine Yamal.
Perjalanan Merino menuju Piala Dunia 2026 tidak berjalan mudah karena gelandang Arsenal itu sempat mengalami cedera patah tulang akibat tekanan pada bagian kaki pada Januari 2026.
Sebuah cedera yang bahkan disebut jarang ditemui oleh para dokter spesialis sehingga membuat peluangnya bermain di Piala Dunia sempat diragukan.
Merino baru kembali memperkuat Arsenal sekitar satu bulan sebelum Piala Dunia dimulai, tetapi kebangkitannya justru berlanjut bersama Timnas Spanyol dengan menjadi pemain yang berkali-kali memberikan gol penentu dari bangku cadangan.
"Mikel luar biasa. Dia memiliki banyak kualitas. Dia adalah pemain yang bisa bermain di tim mana pun sepanjang Piala Dunia dan tetap tampil hebat. Bagi kami, dia adalah gambaran dari ide dan model permainan kami. Merupakan sebuah kebahagiaan memiliki dirinya. Kami tahu dia selalu ada saat dibutuhkan," tegas pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, dilansir BBC.
Merino mengakui beberapa bulan lalu dirinya sama sekali tidak membayangkan bisa berada di Piala Dunia, mengingat proses pemulihan cedera yang harus dijalaninya berlangsung cukup berat hingga membuatnya sempat kehilangan keyakinan dapat kembali tepat waktu.
"Beberapa bulan lalu, berada di sini adalah sesuatu yang tidak terpikirkan. Sekarang saya berada di titik tertinggi dan menikmati salah satu momen paling membahagiakan dalam karier saya. Saya teringat semua masa-masa sulit, juga semua orang yang mendukung dan terus mendorong saya ketika bahkan saya sendiri terkadang sulit percaya bisa berada di sini," beber Merino.
Performa Merino sebagai supersub bukanlah hal baru karena bersama Arsenal ia juga beberapa kali menjadi pembeda, termasuk ketika masuk dari bangku cadangan dan mencetak dua gol ke gawang Leicester City pada Februari 2025 setelah dimainkan sebagai penyerang oleh Mikel Arteta meski posisi aslinya adalah gelandang.
Di sisi lain, perhatian juga mengarah kepada Lamine Yamal yang hingga kini baru mencetak satu gol dari enam penampilan di Piala Dunia 2026 meski kontribusinya dalam membuka ruang, menggiring bola, dan menarik perhatian lawan tetap dinilai penting bagi permainan Timnas Spanyol.
Timnas Spanyol juga memiliki modal kuat menjelang semifinal karena baru sekali kebobolan sepanjang Piaal Dunia, tetapi lini belakang mereka akan menghadapi ujian terberat saat berjumpa Timnas Prancis yang dipimpin Kylian Mbappe.