
Thephrase.id - Persib Bandung secara resmi melayangkan laporan kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait dugaan tindakan kekerasan yang dialami Beckham Putra Nugraha setelah pertandingan melawan Persija Jakarta dalam Super League 2025-2026 di Segiri Stadium, Samarinda, pada 10 Mei 2026.
Laporan tersebut dituangkan melalui surat resmi yang ditujukan langsung kepada Komdis PSSI dengan mencantumkan detail pertandingan, lokasi laga, serta identitas pemain Persib yang disebut menjadi korban dugaan tindak kekerasan selepas pertandingan berlangsung.
Dalam surat itu, Persib lebih dulu menyampaikan apresiasi kepada Komdis PSSI atas upaya menjaga integritas kompetisi serta penegakan disiplin di sepak bola Indonesia yang terus dilakukan sepanjang musim berjalan.
"Pertama-tama, Persib Bandung menyampaikan apresiasi kepada Komite Disiplin PSSI atas komitmen dan upaya yang terus dilakukan dalam menjaga integritas, sportivitas, serta penegakan disiplin dalam kompetisi sepak bola Indonesia," tulisnya.
Persib kemudian menegaskan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan violent conduct atau tindakan kekerasan yang disebut mengarah kepada Beckham Putra usai pertandingan Persija kontra Persib berakhir.
"Sehubungan dengan pertandingan Persija Jakarta vs PERSIB Bandung pada tanggal 10 Mei 2026 di Segiri Stadium, Samarinda, kami dengan ini menyampaikan laporan resmi terkait dugaan tindak kekerasan (alleged violent conduct) terhadap pemain Persib Bandung nomor punggung 7, Beckham Putra Nugraha," tegas Persib.
Maung Bandung juga menyebut pihaknya telah mengantongi sejumlah rekaman video yang diklaim memperlihatkan adanya tindakan pemukulan terhadap Beckham Putra selepas laga selesai dimainkan.
"Berdasarkan bukti video yang kami miliki, baik dari hasil tangkapan kamera internal klub maupun rekaman broadcast televisi pertandingan, terlihat adanya tindakan pemukulan terhadap pemain kami selepas pertandingan berlangsung," beber Persib.
Persib menilai insiden tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan aspek keselamatan pemain serta menjaga integritas kompetisi sepak bola nasional yang sedang berjalan musim ini.
"Insiden tersebut kami pandang sebagai tindakan yang patut mendapatkan perhatian serius karena berkaitan dengan keselamatan pemain serta integritas kompetisi," tuturnya.
Dalam isi surat yang sama, Persib juga menyatakan terdapat indikasi kuat adanya kontak fisik berupa pemukulan terhadap Beckham Putra yang menurut mereka layak diproses lebih lanjut berdasarkan Kode Disiplin PSSI dan regulasi pertandingan yang berlaku.
"Berdasarkan rekaman yang tersedia, terdapat indikasi jelas adanya kontak fisik berupa pemukulan terhadap Beckham Putra Nugraha yang layak untuk ditinjau lebih lanjut berdasarkan Kode Disiplin PSSI dan regulasi pertandingan yang berlaku," kata Persib.
Sebagai bagian dari pelaporan, Persib turut melampirkan sejumlah bukti pendukung berupa rekaman siaran televisi pertandingan, video kamera internal klub dari area lapangan, serta rekaman eksternal yang diambil dari tribun penonton untuk dijadikan bahan peninjauan Komdis PSSI.
Langkah resmi yang diambil Persib itu membuat proses penanganan insiden pascalaga Persija kontra Persib kini berlanjut ke meja Komite Disiplin PSSI untuk dilakukan peninjauan lebih lanjut berdasarkan dokumen dan bukti yang telah disampaikan Maung Bandung.