sportLiga 1 Indonesia

Persib Tersingkir dari ACL 2: Ratusan Bobotoh Rusuh, Masuk Lapangan, Kejar Wasit, dan Bikin Ulah

Penulis Ahmad Haidir
Feb 19, 2026
Persib Bandung memastikan kemenangan 1-0 atas Ratchaburi pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League (ACL) 2 2025-2026. Foto Persib Bandung.
Persib Bandung memastikan kemenangan 1-0 atas Ratchaburi pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League (ACL) 2 2025-2026. Foto Persib Bandung.

Thephrase.id - Persib Bandung memastikan kemenangan 1-0 atas Ratchaburi pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League (ACL) 2 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Rabu, 18 Februari 2026 malam WIB.

Akan tetapi, hasil tersebut belum cukup untuk membalikkan agregat bagi Pangeran Biru setelah wakil Thailand itu unggul 3-1 secara keseluruhan.

Hasil tersebut membuat langkah Persib terhenti di babak 16 besar kompetisi antarklub Asia itu meski mampu memenangi pertandingan di kandang di hadapan puluhan ribu pendukung.

Seusai laga berakhir, ratusan bobotoh turun ke lapangan dan meluapkan kekecewaan atas kegagalan tim melaju ke babak berikutnya. Situasi ini kemudian memicu perhatian karena bisa berujung sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Aksi masuknya suporter ke lapangan terjadi tidak lama setelah peluit panjang dibunyikan. Aparat keamanan dan ofisial tim berupaya mengendalikan situasi di tengah kondisi stadion yang masih dipadati sekitar 30 ribu penonton.

Sebagian suporter disebut kecewa terhadap kepemimpinan wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Al Shamrani, yang memimpin pertandingan tersebut dan menjadi bahan pembicaraan dalam konferensi pers selepas laga.

"Tentang wasit sayangnya saya tidak bisa bicara. Saya memiliki daftar panjang untuk berbicara. Banyak hal yang harus dibicarakan," beber pelatih Persib, Bojan Hodak.

Di luar isu kepemimpinan pertandingan, juru taktik asal Kroasia itu juga menyoroti tindakan sekitar seratus orang yang masuk ke lapangan. Hal ini dinilai merusak atmosfer kandang yang selama ini menjadi kekuatan tim saat bermain di Bandung.

"Kita punya 30 ribu fans di sini, sangat luar biasa. Tidak mudah bagi lawan untuk bermain di sini ketika situasi seperti ini," tegas Hodak.

"Ingat ketika lawan Bangkok United, mereka tidak berkutik di babak pertama. Hari ini, Ratchaburi juga takut untuk bermain di babak pertama. Ini adalah keuntungan kita," lanjutnya.

"Tetapi ada seratusan orang yang merusak ini semua datang ke sini dan melakukan pesta pribadi.Jadi, karena hal ini saya pikir perlu diselesaikan karena kita akan dihukum karena 100 orang ini. Mereka meneror semua orang," sambung Hodak.

"Ini bisa Anda bicarakan, bisa Anda sebutkan, bisa Anda tulis. Kecuali hal ini, 29.900 lainnya fantastis, luar biasa, tidak ada lawan yang berani datang ke sini, ini jadi keuntungan besar kami ketika main di Bandung," tandasnya. 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic