e-biz

Pertalite Bakal Dibatasi, Siapa Saja yang Masih Bisa Membeli?

Penulis Nadira Sekar
Aug 13, 2026
Foto: Ilustrasi Pembelian Pertalite (dok. Pertamina)
Foto: Ilustrasi Pembelian Pertalite (dok. Pertamina)

ThePhrase.id  - Subsidi energi diberikan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan energi dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan menggunakan anggaran negara, pemerintah menanggung sebagian biaya energi agar beban yang harus dibayar masyarakat tidak sepenuhnya mengikuti harga keekonomian.

Namun, besarnya anggaran yang dialokasikan untuk subsidi juga membuat ketepatan sasaran menjadi persoalan penting. Pemerintah menilai subsidi perlu disalurkan secara lebih tepat agar manfaatnya dapat lebih banyak dirasakan oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Atas dasar itu, pemerintah kini mengkaji pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite (RON 90) bagi kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tertentu. Salah satu kelompok yang menjadi sasaran adalah masyarakat yang masuk dalam desil 9 dan 10.

Jika kebijakan tersebut diterapkan, masyarakat yang masuk dalam kedua kelompok tersebut berpotensi tidak lagi dapat membeli Pertalite dan harus beralih menggunakan BBM nonsubsidi.

Rencana tersebut disampaikan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa setelah melakukan rapat bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Purbaya mengatakan pemerintah masih mempelajari sistem penyaluran yang telah disiapkan Pertamina untuk mendukung rencana tersebut.

"Jadi tadi kita membahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin desil 9, 10 supaya nanti berapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap,” ujar Purbaya, dikutip dari cnbcindonesia.com.

Senada, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan subsidi yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah perlu diberikan kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya.

"Masa orang kaya harus kita subsidi, contoh Pertalite. Desil 9 desil 10 masih kena masih dapat subsidi. Nah ini yang kita mulai bahas sistemnya segala macam supaya apa? Angka subsidi yang ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerima," kata Bahlil

Siapa yang Termasuk Desil 9 dan 10?

Desil merupakan pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial-ekonomi. Dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 desil, mulai dari desil 1 dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga desil 10 dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Setiap desil secara umum mencakup sekitar 10 persen keluarga. Dengan demikian, desil 9 dan 10 merupakan kelompok yang berada pada tingkat kesejahteraan tertinggi dalam pengelompokan tersebut.

Namun, penentuan desil tidak semata-mata berdasarkan besaran gaji atau pendapatan bulanan. Pengelompokan mempertimbangkan sejumlah indikator sosial-ekonomi, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, kepemilikan aset, serta variabel lainnya.

Artinya, masyarakat tidak dapat menentukan status desil hanya dengan melihat nominal penghasilan. Posisi dalam desil ditentukan berdasarkan kondisi sosial-ekonomi yang tercatat dalam data pemerintah.

Bagaimana Pembelian BBM Subsidi Diatur Saat Ini?
 

Pertalite Bakal Dibatasi  Siapa Saja yang Masih Bisa Membeli
Foto: Infografis pembatasan Pertalite (dok. ThePhrase.id/Nadira)

Sebelum rencana pembatasan berdasarkan desil diterapkan, penyaluran BBM subsidi sudah memiliki ketentuan tersendiri. Pemerintah dan Pertamina juga telah menerapkan sistem pendaftaran serta pencatatan konsumen untuk membantu memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai dengan segmen yang telah ditetapkan.

Sistem tersebut didukung penggunaan teknologi informasi dan kode QR dalam transaksi BBM subsidi. Data konsumen dan kendaraan dicatat untuk membantu mengendalikan penyaluran serta mencegah BBM subsidi diterima oleh pihak yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Sementara itu, batas volume pembelian BBM subsidi juga telah diatur. Berdasarkan Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026 yang berlaku mulai 1 April 2026, pembelian Pertalite untuk kendaraan pribadi roda empat, angkutan umum roda empat, serta kendaraan pelayanan umum dibatasi maksimal 50 liter per hari per kendaraan.

Jadi, Siapa yang Masih Bisa Membeli Pertalite?
Untuk saat ini, belum ada keputusan final yang melarang masyarakat desil 9 dan 10 membeli Pertalite. Pemerintah masih menguji sistem yang disiapkan Pertamina dan membahas mekanisme penerapannya.

Artinya, Pertalite masih dapat dibeli oleh konsumen yang memenuhi ketentuan penyaluran BBM subsidi yang berlaku saat ini, termasuk batas volume pembelian.

Jika rencana pembatasan berdasarkan desil nantinya diterapkan, masyarakat yang tidak masuk dalam kategori yang dibatasi masih dapat mengakses Pertalite selama memenuhi ketentuan sebagai penerima BBM subsidi.

Dengan demikian, masyarakat yang masuk ke dalam desil 9 dan 10 belum otomatis kehilangan akses terhadap Pertalite saat ini. Pembatasan tersebut masih menunggu hasil pengujian sistem dan keputusan final pemerintah. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic