
ThePhrase.id - Presiden RI, Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang berlangsung selama 5 jam di Istana Kremlin, Moskow, Rusia pada Senin (13/4).
Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Teddy Indra Wijaya membeberkan bahwa pertemuan tersebut diawali dengan sesi bilateral selama dua jam, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan empat mata antara kedua pemimpin negara.
Dalam sesi bilateral, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Seskab Teddy.
Teddy mengungkapkan bahwa hasil pertemuan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis antara kedua negara di berbagai sektor penting, khususnya energi dan sumber daya mineral serta hilirisasi industri.
“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” ujar Teddy dalam keterangannya pada Selasa (14/4) dikutip Antaranews.
Selain sektor energi, Teddy mengatakan kedua negara juga berkomitmen untuk melanjutkan serta memperluas kolaborasi di bidang lain yang dinilai berdampak langsung terhadap pembangunan nasional.
“Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Teddy menekankan bahwa Rusia memiliki posisi strategis dalam geopolitik global, sehingga hubungan kemitraan dengan Indonesia menjadi semakin penting.
“Kita ketahui bahwa posisi Rusia sangat strategis di dunia global, selain sebagai salah satu negara pemegang hak veto PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan pendiri BRICS,” tukasnya.
Ia juga menyoroti potensi besar Rusia sebagai negara dengan sumber daya alam melimpah yang dapat menjadi mitra kunci Indonesia dalam pembangunan jangka panjang.
“Rusia merupakan salah satu kekuatan besar dunia yang mempunyai sumber daya alam terbesar di dunia,” ujar Teddy.
Menurutnya, intensitas hubungan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Putin juga semakin meningkat dalam setahun terakhir. Ia mencatat bahwa kedua pemimpin negara itu telah beberapa kali bertemu dalam berbagai kesempatan.
“Presiden Prabowo dan Presiden Putin tercatat terakhir kali bertemu pada bulan Desember lalu di Moskow dan sudah lima kali bertemu di berbagai kesempatan dalam satu tahun terakhir,” tandasnya. (Rangga)