
Thephrase.id - Piala Asia 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari 2027 terancam mengalami penundaan hingga satu tahun menyusul meningkatnya ketegangan keamanan akibat serangkaian serangan kelompok Houthi dari Yaman terhadap negara tersebut.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mulai mempertimbangkan kemungkinan menggeser penyelenggaraan turnamen ke 2028 apabila situasi keamanan tidak memungkinkan, meskipun hingga kini seluruh persiapan masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, menjelaskan bahwa pihaknya belum terburu-buru menentukan nasib turnamen yang akan berlangsung di tiga kota Arab Saudi, yakni Jeddah, Riyadh, dan Al Khobar, karena perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah masih terus dipantau.
"Kami bisa menunggu hingga akhir November. Situasi di kawasan ini dapat berubah dengan sangat cepat, baik menjadi lebih baik maupun lebih buruk, sehingga kami perlu melihat apa yang terjadi," ujar Sheikh Salman.
"Jika kami perlu mengambil keputusan, kami akan melakukannya, tetapi kami bisa menundanya selama satu tahun hingga 2028 apabila diperlukan," lanjutnya.
"Namun, untuk saat ini kami masih memantau situasi dan semuanya tetap berjalan sesuai jadwal," kata Sheikh Salman.
Situasi keamanan di Arab Saudi menjadi perhatian setelah kelompok Houthi meningkatkan serangan dalam beberapa hari terakhir, termasuk peluncuran rudal ke arah Riyadh yang menurut otoritas pertahanan sipil setempat berhasil dicegat sebelum mencapai sasaran.
Insiden tersebut berdampak terhadap pertandingan Al Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo di kompetisi AFC Champions League (ACL) Elite 2026-2027 pada Senin, 12 Oktober 2026. Jadwal pertandingan harus diundur selama satu jam akibat situasi keamanan di ibu kota Arab Saudi.
Gangguan juga terjadi pada kompetisi domestik setelah tiga pertandingan sepak bola di Arab Saudi, termasuk satu laga yang melibatkan Al Nassr, ditunda pada pekan ini. Sementara turnamen tenis ekshibisi Six Kings Slam yang dijadwalkan menghadirkan Novak Djokovic, Carlos Alcaraz, dan Alexander Zverev digeser hingga akhir Desember 2026.
Australia yang termasuk dalam daftar 24 peserta Piala Asia 2027 telah menyatakan terus mengawasi perkembangan keamanan di Arab Saudi. Sedangkan organisasi yang mewakili pesepak bola profesional Korea Selatan menyampaikan kekhawatiran serius terhadap keselamatan seluruh pemain yang akan mengikuti turnamen tersebut.
Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional Korea Selatan, Lee Keun-ho, menegaskan bahwa meningkatnya ketegangan militer dan ketidakstabilan keamanan di Timur Tengah tidak boleh dianggap sebagai persoalan ringan. Keselamatan pemain serta suporter harus menjadi pertimbangan utama dalam penyelenggaraan kompetisi internasional.
"Ketegangan militer yang sedang berlangsung dan ketidakstabilan keamanan di Timur Tengah merupakan persoalan yang tidak bisa dianggap enteng," ujar Lee dikutip Yonhap.
"Tidak ada nilai sebuah turnamen yang dapat ditempatkan di atas nyawa dan keselamatan para pemain serta penggemar sepak bola," tegasnya.