
ThePhrase.id - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengaku prihatin atas sejumlah kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Setidak ada lima bupati dan satu wali kota yang terperangkap OTT KPK sepanjang Januari – April 2026. Terbaru, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
"Iya memang kita juga prihatin ya dengan banyakanya kepala daerah yang tertangkap oleh penegak hukum khususnya KPK," kata Saan di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/4).
Saan menilai banyaknya kepala daerah yang melakukan perkara rasuah akibat lemahnya integritas dan nihilnya pengelolaan hasrat dalam memperoleh materi.
Menurutnya, kekuasaan yang dimiliki kepala daerah seharusnya tidak dijadikan alat transaksi untuk meraup pundi-pundi kekayaan.
"Memang sudah disampaikan kita menjadi kepala daerah itu bukan mentransaksikan posisi yang dimiliki untuk mendapatkan hal-hal yang sifatnya pragmatis dalam materi," ujarnya.
"Tapi kita mentransaksikan apa yang kita miliki itu untuk kepentingan rakyat banyak di daerah yang mereka pimpin. Jadi lebih kepada hal seharusnya lebih kepada hal-hal seperti itu," imbuhnya.
Seperti diketahui, KPK sudah melakukan OTT kepada enam kepala daerah pada Januari – April 2026.
Berikut daftar kepala daerah yang terjaring OTT KPK:
1. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (April 2026)
2. Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (April 2026)
3. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (Maret 2026)
4. Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari (Maret 2026)
5. Bupati Pati Sudewo (Januari 2026)
6. Wali Kota Madiun Maidi (Januari 2026)