politics

PKB Tegaskan Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Sosok Cawapres Belum Dibahas

Penulis Rangga Bijak Aditya
Feb 13, 2026
Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid (Cak Udin). (Foto: Instagram/emhasanuddin)
Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid (Cak Udin). (Foto: Instagram/emhasanuddin)

ThePhrase.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid mengatakan bahwa partainya belum membahas sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.

“Masalah wakil presiden itu nanti,” kata Cak Udin, sapaan akarab Hasanuddin Wahid kepada awak media di Kota Malang, Jawa Timur pada Kamis (12/2).

Ketika ditanya mengenai kemungkinan PKB akan mengusung ketua umumnya, yang juga tengah menjabat sebagai Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) atau petahana Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, Cak Udin menegaskan sikap PKB saat ini tegak lurus bersama Prabowo.

“Yang penting kami (mendukung) Pak Prabowo,” ujarnya.

Cak Udin menilai, selama memimpin Indonesia, Prabowo mampu mengorkestrasi jalannya pemerintahan secara efektif sehingga berbagai program dapat berjalan optimal.

Adapun, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja presiden yang mencapai 79,9 persen dalam sebuah survei menjadi indikator kuat atas capaian tersebut.

“Menurut kalian pantas tidak (Prabowo kembali maju di Pilpres 2029)? Prabowo, rating-nya tinggi, faktanya dari hasil survei,” ucapnya.

Selain itu, Cak Udin mengingatkan para menteri di Kabinet Merah Putih agar semakin maksimal dalam menjalankan arahan presiden. Ia meminta seluruh jajaran kabinet mengikuti ritme kerja, langkah, serta ketegasan kepala negara demi memastikan program pemerintah terlaksana dengan baik.

PAN Usul Zulhas Cawapres, Gerindra Anggap Hiburan

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) yang tergabung dalam koalisi partai pendukung Prabowo mengusulkan agar ketua umumnya, Zulkifli Hasan (Zulhas) maju sebagai cawapres pada Pilpres 2029.

Menyikapi hal tersebut, partai yang dipimpin Prabowo, Gerindra menganggap usulan Prabowo-Zulhas hanya sebatas wacana dan menjadi hiburan bagi rakyat.

“Bahwa kemudian kita dengar di luar ada wacana-wacana dipasangkan dengan beberapa tokoh, yaitu kita anggap sebagai wacana dan juga hiburan untuk rakyat lah,” ucap Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangannya, Senin (9/2).

Adapun Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menekankan bahwa keputusan untuk memilih cawapres 2029 berada di tangan Prabowo selaku bos atau pemimpin tertinggi koalisi.

“Biar pemimpin tertinggi, bos kita yang menentukan siapa pendamping yang membuat beliau nyaman dan diterima juga oleh masyarakat,” pungkas Sekjen PSI, Raja Juli Antoni pada Selasa (10/2). (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic