
ThePhrase.id - Kepolisian Negara RI (Polri) masih mendalami laporan dugaan penculikan terhadap seorang atlet golf putri bernama Jesslyn Wijaya Lay yang terjadi di sebuah restoran di kawasan Jakarta Pusat pada Senin (13/7).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan bahwa penyelidikan tetap berlanjut meskipun laporan tersebut telah dicabut oleh pelapor, yakni rekan korban berinisial NA pada Minggu (19/7).
“Sampai dengan saat ini (kepolisian) masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian yang dilaporkan tersebut. Termasuk melakukan pemeriksaan CCTV di lokasi, saksi-saksi, termasuk juga rumah korban dan juga orang tua korban,” ujar Roby kepada awak media di Jakarta, Senin (20/7).
“Perkembangan terbarunya adalah pada hari Minggu, tanggal 19 (Juli), pelapor datang kembali ke Polres Jakarta Pusat untuk mencabut laporan,” imbuhnya.
Meski demikian, Roby menjelaskan bahwa pihaknya masih berupaya menemukan korban dan mendalami kemungkinan apakah kepergiannya dilakukan atas kemauan sendiri atau berkaitan dengan dugaan tindak pidana penculikan.
Hingga kini, keberadaan Jesslyn masih belum diketahui. Roby menyebut terdapat kemungkinan korban sudah tidak berada di wilayah Jakarta.
“Ada kemungkinan tidak di kota Jakarta. Namun kami masih melakukan penyelidikan sampai menemukan benarkah peristiwa ini atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, kuasa hukum keluarga, Andi Darti memaparkan bahwa insiden penculikan terjadi saat Jesslyn menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar sekitar pukul 19.45 WIB.
Dilansir detiknews, sebelum acara tersebut dimulai, korban disebut tiba-tiba ditutup matanya oleh dua pria bertubuh besar dan dibawa secara paksa ke sebuah mobil berwarna hitam.
Saksi menyebut korban sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kembali dimasukkan ke dalam mobil. Di lokasi kejadian, terdapat sekitar lima pria yang diduga terlibat sebelum kendaraan tersebut meninggalkan area restoran.
Sejak peristiwa itu, keluarga dan teman korban mengaku tidak lagi dapat menghubungi Jesslyn, begitu pun telepon seluler korban yang disebut sudah tidak aktif.
Sementara akun Instagram yang diduga milik korban, yakni @jesswijgolf dipenuhi doa dan harapan akan keselamatan dari rekan-rekannya. Adapun unggahan terakhir akun tersebut tercatat dilakukan pada Minggu (12/7).
Keluarga juga menelusuri kemungkinan korban telah bepergian ke luar negeri setelah muncul informasi adanya perjalanan menuju Malaysia melalui Semarang pada Selasa (14/7), sehari setelah penculikan. (Rangga)