trending

Prabowo: Bangsa Indonesia Paling Bahagia Berdasarkan Survei Harvard, padahal Ada yang Belum Sejahtera

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jan 06, 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto ketika menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (05/01/2025). (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden RI, Prabowo Subianto ketika menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (05/01/2025). (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)

ThePhrase.id - Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang paling bahagia di dunia, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Harvard University dan Gallup Poll.

Hal tersebut disampaikan ketika Presiden menyampaikan pidato sambutannya dalam acara Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta pada Senin (5/1) malam.

“Saudara-saudara sekalian, baru saja keluar sebuah survei dunia yang dilakukan bersama oleh Harvard University dan Gallup Poll, di mana dari hampir 200 negara, negara nomor satu di dunia yang ketika rakyatnya ditanya, mengatakan bahagia adalah bangsa Indonesia,” ucap Prabowo di hadapan para jemaat Kristiani yang hadir.

Prabowo mengaku terharu dengan hasil survei tersebut. Meski demikian, ia memahami bahwa masih ada sebagian besar rakyatnya yang hidup dalam keadaan belum sejahtera.

“Ini mengharukan bagi saya, karena saya paham bahwa sebagian besar rakyat kita, sesungguhnya masih mengalami kehidupan yang sangat-sangat sederhana, yang berada dalam keadaan harus kita akui, belum sesungguhnya sejahtera,” imbuh Prabowo.

“Ini membingungkan bangsa-bangsa lain, dan juga mengharukan bagi saya,” lanjutnya.

Berdasarkan itu, Prabowo menyatakan bahwa dirinya bersama seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih akan terus bekerja keras demi kebahagiaan rakyat Indonesia.

“Sudah satu tahun kita menerima tugas dari bangsa Indonesia, saya dibantu oleh pembantu-pembantu saya, orang-orang yang harus saya akui adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia,” tukasnya.

Ajak Menteri Era Jokowi Bergabung

Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya merasa bersyukur karena telah mendapatkan kesempatan untuk bergabung ke dalam pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ketika ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI periode 2019-2024.

“Selama lima tahun saya masuk ke dalam kekuasaan eksekutif. Jadi, bagi saya lima tahun itu adalah semacam masa magang, masa pembelajaran,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian menceritakan ketika dirinya hadir untuk pertama kalinya dalam sidang kabinet, ia menyampaikan kepada rekan-rekan yang hadir bahwa suatu saat ia akan mengajaknya bergabung kembali dengan pemerintah apabila dirinya terpilih menjadi presiden. 

“Waktu itu kan 2019 saya kandidat yang kalah, tapi saya waktu masuk ruang kabinet, saya melihat dan saya katakan, ‘seandainya saya menang, sebagian besar kabinet itu, pasti saya ajak membantu saya’. Dan itu terbukti begitu saya jadi presiden, ya, banyak dari mereka masih tetap saya ajak,” tutur Prabowo.

Menurutnya, untuk memimpin, mengelola, dan mengendalikan pemerintahan untuk sebuah negara sebesar Indonesia, harus dilakukan oleh putra-putri terbaik bangsa. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic