trending

Prabowo Persilakan Pihak yang Mengatakan Masa Depan Indonesia Suram untuk Mencari Negara Lain

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jul 13, 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto ketika menghadiri acara Puncak Peringatan Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta pada Minggu (12/07/26). (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden RI, Prabowo Subianto ketika menghadiri acara Puncak Peringatan Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta pada Minggu (12/07/26). (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)

ThePhrase.id - Presiden RI, Prabowo Subiano menyatakan pihak-pihak yang pesimistis dan mengatakan masa depan Indonesia suram dipersilakan untuk mencari negara lain.

Hal tersebut disampaikan Prabowo ketika memberikan pidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta pada Minggu (12/7).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya, memiliki potensi besar untuk bangkit dan terus berkembang, serta akan mampu memperkuat semua kekuatan di setiap lini.

“Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah aja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain. Silakan, tidak ada yang melarang,” tegas Prabowo di hadapan para peserta Harkopnas.

Presiden menilai bahwa perbedaan latar belakang politik, suku, maupun kelompok tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk bekerja sama.

“Kalau di Indonesia, mohonlah, mari kita bersatu. Mari kita gotong royong. Mari kita kerja sama. Yang kuat bantu yang lemah. Yang lemah kerja sama yang baik. Insyaallah kita akan bangkit,” imbuhnya.

Ia menekankan bahwa karakter bangsa Indonesia sejatinya menjunjung tinggi nilai saling memaafkan, saling mengerti, saling mengasihi, dan saling membantu.

Selain itu, Prabowo mengingatkan masyarakat agar menghindari sikap saling dengki, curiga, maupun gemar mencaci maki. Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi modal penting dalam mewujudkan kemajuan bangsa.

Karena itu, ia kembali mengajak seluruh pihak untuk mengutamakan persatuan di tengah berbagai perbedaan yang ada. Menurutnya, perselisihan tidak akan membawa keberhasilan bagi bangsa.

“Tidak ada keberhasilan dengan pertikaian, tidak ada. Untuk apa kita bertikai? Kita ini satu keluarga. Apapun latar belakang kita, apapun suku kita, apapun partai kita, semua partai banyak patriot dan semua partai banyak bajingannya juga,” tandasnya. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic