trending

Prabowo Sebut Kecerdasan dan Keberanian Tak Ditentukan dari Sekolah, Menteri Bahlil Jadi Contoh

Penulis Rangga Bijak Aditya
Aug 10, 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto (kanan) ketika menghadiri acara peluncuran buku karya Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (kiri) di Djakarta Theater, Jakarta pada Jumat (07/08/26). (Foto: Instagram/bahlillahadalia)
Presiden RI, Prabowo Subianto (kanan) ketika menghadiri acara peluncuran buku karya Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (kiri) di Djakarta Theater, Jakarta pada Jumat (07/08/26). (Foto: Instagram/bahlillahadalia)

ThePhrase.id - Presiden RI, Prabowo Subianto menilai kecerdasan dan keberanian seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh tempat seseorang menempuh pendidikan. Menurutnya, kemampuan tersebut juga dapat terbentuk dari lingkungan keluarga serta pengalaman hidup yang penuh tantangan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran buku karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia yang berjudul 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (7/8).

Dalam sambutannya, Prabowo mencontohkan Bahlil sebagai sosok yang dinilainya berhasil membuktikan bahwa latar belakang pendidikan bukan ukuran utama kecerdasan seseorang. Bahkan, kampus Bahlil saat ini disebut tidak lagi dapat ditemukan di Google.

“Kecerdasan itu bukan dari sekolah, menurut saya. Kecerdasan bukan dari sekolah, dan ini sudah kita buktikan berkali-kali. Hari ini, sekarang kita buktikan lagi, Pak Bahlil. Saya kira sekolahnya enggak terlalu terkenal, Pak Bahlil. Kalau dicari di Google kampusnya sudah enggak ada,” ujar Prabowo di hadapan seluruh peserta acara.

Prabowo meyakini kecerdasan seseorang dapat dipengaruhi oleh didikan orang tua. Ia menduga karakter Bahlil terbentuk dari perjuangan dan pengorbanan kedua orang tuanya dalam membesarkan keluarga di tengah keterbatasan ekonomi.

“Kecerdasan itu mungkin didapat jelas dari orang tua. Jadi, memang bagaimanapun ajaran agama kita, bahwa surga ada di telapak kaki ibu, saya kira itu benar. Mungkin Pak Bahlil itu menjadi seperti sekarang karena pengorbanan Ibu, dengan susah payah bagaimana memberi makan, mengurus anak ini,” katanya.

Kesulitan Membentuk Mental Jadi Lebih Kuat

Menurut Prabowo, kehidupan yang sederhana dan penuh kesulitan justru dapat membentuk mental seseorang menjadi lebih kuat. Berbagai hambatan yang dihadapi sejak kecil dinilai mampu menempa keberanian serta daya juang untuk menghadapi tantangan.

“Kecerdasan itu menurut saya juga karena ditempa. Ditempa oleh kesulitan,” tukas Prabowo.

Ia kemudian mengingatkan pentingnya membentuk generasi penerus yang tangguh dalam menghadapi persaingan antarbangsa yang semakin ketat.

Prabowo khawatir generasi muda yang terlalu terbiasa dengan kemudahan justru lebih mudah menyerah dan meminta bantuan ketika menghadapi persoalan.

“Hampir bisa dikatakan, orang yang tidak menghadapi hambatan, tidak hadapi kesulitan, tidak mengalami penderitaan, hampir bisa dikatakan enggak jadi pemimpin. Itu kenyataan,” tandasnya. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic