sport

Presiden Prabowo Bidik Ledakan Medali Emas Indonesia di Olimpiade 2028

Penulis Ahmad Haidir
May 21, 2026
Olimpiade 2028 akan digelar di Los Angeles. Foto Olimpiade.
Olimpiade 2028 akan digelar di Los Angeles. Foto Olimpiade.

Thephrase.id - Presiden RI, Prabowo Subianto, disebut menargetkan peningkatan raihan medali emas bagi kontingen Indonesia pada Olimpiade 2028 Los Angeles, Amerika Serikat.

Ini setelah pencapaian tim Merah Putih di Olimpiade Paris 2024 berhasil membawa pulang dua medali emas dan satu medali perunggu.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat, saat membuka Rapat Kerja dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 21 Mei 2026..

Menurut Taufik, pemerintah ingin komunikasi dan koordinasi antarlembaga olahraga nasional semakin diperkuat demi mengejar target prestasi yang lebih tinggi pada Olimpiade 2028 mendatang.

"Jadi, mulai ke depan kita akan menjalin komunikasi yang lebih intens lagi, apalagi target dari pemerintah, dari Bapak Presiden kita, ingin Olimpiade nanti 2028 lebih baik lagi," tegas Taufik.

"Bahkan, medali emas pun kita dituntut untuk lebih daripada Olimpiade tahun lalu," lanjut Taufik.

Pada Olimpiade Paris 2024, Indonesia mengakhiri pesta olahraga dengan total tiga medali yang terdiri dari dua emas dan satu perunggu, sekaligus menempatkan kontingen Merah Putih di peringkat ke-39 klasemen akhir perolehan medali.

Dua medali emas Indonesia pada Olimpiade Paris datang dari cabang angkat besi melalui Rizki Juniansyah serta cabang panjat tebing lewat Veddriq Leonardo, sementara satu medali perunggu dipersembahkan Gregoria Mariska Tunjung dari cabang bulu tangkis.

Raihan tersebut kemudian menjadi pijakan pemerintah untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga Indonesia di level dunia, termasuk memperbesar peluang tambahan medali emas pada Olimpiade berikutnya.

Taufik juga menegaskan tantangan olahraga nasional ke depan akan semakin besar sehingga diperlukan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, Komite Olahraga Nasional Indonesia, serta Komite Olimpiade Indonesia dalam proses pembinaan atlet menuju ajang internasional.

"Kemenpora maupun KONI di daerah-daerah di seluruh Indonesia, karena kita tahu untuk ke depannya tantangan olahraga ini sangat besar sekali," kata Taufik.

"Dan tadi kami sampaikan juga bahwa kita perlu sinergi antara pemerintah, KONI Pusat, KONI daerah, kita juga ada NOC juga, karena tanpa sinergi jangan harap kita punya prestasi yang lebih baik untuk ke depannya," tutup Taufik. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic