sportPiala Dunia 2026

Protokol FIFA Bisa Berubah di Final Piala Dunia 2026: Donald Trump Berpotensi Berdiri dan Serahkan Trofi di Tengah Selebrasi Juara

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jun 16, 2026
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berpeluangkan menyerahkan trofi juara kepada pemenang. (Foto: Instagram Donald Trump)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berpeluangkan menyerahkan trofi juara kepada pemenang. (Foto: Instagram Donald Trump)

ThePhrase.id - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diperkirakan kembali menjadi bagian dari momen penyerahan trofi di final Piala Dunia 2026.

Pasalnya, FIFA disebut tidak mempermasalahkan apabila Trump menyerahkan langsung trofi kepada kapten tim juara sekaligus tetap berada di tengah perayaan para pemain saat seremoni berlangsung.

Laporan dari Talk Sport menyebutkan bahwa FIFA telah memberi keleluasaan kepada Trump untuk mengambil peran dalam prosesi penyerahan trofi kepada kampiun Piala Dunia 2026.

Ini adalah sebuah skenario yang berpotensi memunculkan kembali perdebatan terkait protokol seremoni yang selama ini dijalankan badan sepak bola dunia tersebut.

FIFA dikabarkan telah menyampaikan kepada Trump keinginan agar ia menyerahkan langsung trofi Piala Dunia kepada kapten tim pemenang pada partai puncak yang dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium pada 19 Juli 2026.

Selain keterlibatan Trump, pejabat dari Meksiko dan Kanada yang menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 juga disebut akan menerima undangan untuk hadir dalam seremoni penutupan turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Protokol FIFA Bisa Berubah di Final Piala Dunia 2026  Donald Trump Berpotensi Berdiri dan Serahkan Trofi di Tengah Selebrasi Juara
(Foto: FIFA)

Sorotan terhadap kemungkinan keterlibatan Trump dalam seremoni final tidak terlepas dari kejadian pada Piala Dunia Antarklub 2025 ketika ia tetap berdiri di samping kapten Chelsea, Reece James, saat trofi diangkat dalam selebrasi juara.

Momen itu sempat memancing reaksi publik karena gelandang Chelsea, Cole Palmer, tampak kebingungan dengan keberadaan Trump di area selebrasi.

Sementara, Presiden FIFA, Gianni Infantino, awalnya terlihat berupaya mengarahkan Trump untuk meninggalkan panggung sebelum kemudian membiarkannya tetap berada bersama tim juara.

Berdasarkan protokol FIFA yang lazim diterapkan, trofi biasanya diletakkan di atas podium khusus sebelum dibawa oleh salah seorang anggota tim pemenang menuju area perayaan untuk kemudian diangkat bersama rekan-rekannya.

Akan tetapi, sejumlah sumber menyebut FIFA akan menyerahkan sepenuhnya kepada Trump untuk menentukan apakah ia ingin tetap berada bersama para pemain ketika trofi diangkat atau kembali bergabung dengan para tamu kehormatan dan pejabat lain selama seremoni berlangsung.

Sumber di lingkungan Gedung Putih meyakini Trump akan kembali memilih ikut merayakan keberhasilan tim juara apabila skenario tersebut benar-benar terjadi pada final Piala Dunia 2026.

Trump sebelumnya tidak menghadiri laga pembuka Timnas Amerika Serikat melawan Timnas Paraguay karena benturan agenda lain, tetapi ia dipastikan akan hadir menyaksikan partai final di MetLife Stadium.

Sumber yang sama juga tidak menutup kemungkinan Trump menghadiri lebih dari satu pertandingan selama Piala Dunia 2026 berlangsung, meski jadwal kegiatannya dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan kenegaraan. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic