sport

Proyek Besar Liga Arab Saudi Melambat, Masa Depan Cristiano Ronaldo Dipertanyakan

Penulis Rangga Bijak Aditya
Feb 03, 2026
Masa depan Cristiano Ronaldo di Al-Nassr kembali dipertanyakan setelah namanya tidak masuk dalam daftar pemain untuk laga Liga Pro Saudi melawan Al-Riyadh. (Foto: Instagram Cristiano Ronaldo)
Masa depan Cristiano Ronaldo di Al-Nassr kembali dipertanyakan setelah namanya tidak masuk dalam daftar pemain untuk laga Liga Pro Saudi melawan Al-Riyadh. (Foto: Instagram Cristiano Ronaldo)

ThePhrase.id - Masa depan Cristiano Ronaldo di Al-Nassr kembali dipertanyakan setelah namanya tidak masuk dalam daftar pemain untuk laga Liga Pro Saudi melawan Al-Riyadh pada Senin, 2 Februari 2026, sebuah situasi yang memicu spekulasi lanjutan mengenai relasinya dengan klub asal Riyadh tersebut.

Media Portugal, A Bola, melaporkan bahwa Ronaldo menolak untuk bermain karena merasa tidak puas dengan cara klub dikelola oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, lembaga yang juga mengendalikan sejumlah klub elite di negara tersebut.

Selain Al-Nassr, PIF juga menguasai Al-Hilal yang merupakan klub tersukses di Arab Saudi dengan koleksi 19 gelar liga, serta tercatat sebagai penyokong Newcastle United di Liga Inggris.

Ronaldo bergabung dengan Al-Nassr pada 2022 seusai meninggalkan Manchester United di tengah musim dan saat itu menjadi pesepak bola dengan gaji tertinggi dalam sejarah dengan bayaran tahunan mencapai 177 juta poundsterling atau sekitar Rp4 triliun, akan tetapi hanya satu trofi yang berhasil ia raih bersama klub.

Penyerang berusia 40 tahun tersebut menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun pada Juni 2025, meski sebelum kesepakatan itu muncul rumor kuat mengenai kemungkinan dirinya hengkang, termasuk opsi peminjaman ke rival domestik Al-Hilal.

BBC Sport mengungkapkan bahwa ketertarikan Al-Hilal terhadap Karim Benzema disebut sebagai salah satu faktor utama yang memicu kekecewaan Ronaldo di Al-Nassr, terutama karena klub rival dinilai terus memperkuat skuadnya.

Proyek Besar Liga Arab Saudi Melambat  Masa Depan Cristiano Ronaldo Dipertanyakan
Cristiano Ronaldo menolak untuk bermain karena merasa tidak puas dengan cara klub dikelola oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi. (Foto: Instagram Cristiano Ronaldo)

Karim Benzema resmi bergabung dengan Al-Hilal dari Al-Ittihad setelah kontraknya diputus, usai sebelumnya berlatih secara terpisah akibat konflik dengan manajemen klub terkait perpanjangan kontrak.

"Dia sangat kompetitif dan tidak menyukai ketika klub lain menjadi lebih kuat," ujar salah satu sumber yang mengetahui situasi internal Al-Nassr.

Sejak bergabung, Ronaldo tampil produktif dengan mencetak 14 gol pada paruh musim Liga Pro Saudi 2022/2023, lalu menjadi top skor liga dalam dua musim terakhir dengan torehan 35 dan 25 gol.

"Saya ingin memenangkan trofi dan saya ingin mencapai angka itu, yaitu 1.000 gol, dan saya yakin akan mencapainya jika tidak mengalami cedera," kata Ronaldo saat menerima penghargaan Best Middle East Player di Globe Soccer Awards, Desember 2025.

Meski telah mencatatkan 961 gol sepanjang kariernya, koleksi trofi Ronaldo di Al-Nassr terbilang minim karena klub hanya menjadi runner-up liga dalam dua musim awal dan finis di posisi ketiga musim lalu, terpaut 13 poin dari juara Al-Ittihad.

Kegagalan Al-Nassr bersaing secara konsisten juga terlihat dari kekalahan di final King's Cup 2023-2024, tersingkir di semifinal Liga Champions Asia Elite, serta ketertinggalan dari Al-Hilal, Al-Ahli, dan Al-Ittihad yang lebih agresif dalam belanja pemain dan berujung pada raihan gelar bergengsi.

Di tengah penurunan belanja klub-klub Saudi akibat regulasi baru Kementerian Olahraga sejak Juli 2025, Al-Nassr bahkan tertinggal dari Neom SC dan Al-Qadsiah dalam pengeluaran transfer, mencerminkan perubahan arah investasi yang juga terlihat pada proyek-proyek besar Arab Saudi di sektor olahraga dan infrastruktur. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic