politics

PSI Disinyalir Dekat dengan Prabowo, Sejumlah Kader Pilih Mundur

Penulis Rangga Bijak Aditya
Aug 09, 2023
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ganjarian Spartan, Dwi Kundoyo (tengah). (Foto: Instagram/dwi.kundoyo)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ganjarian Spartan, Dwi Kundoyo (tengah). (Foto: Instagram/dwi.kundoyo)

ThePhrase.id - Bakal calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengundurkan diri sebagai kader dan caleg PSI imbas adanya sinyal kedekatan antara partainya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Bakal caleg tersebut ialah Dwi Kundoyo yang mundur sebagai caleg PSI untuk DKI Jakarta dan Estugraha caleg untuk Kota Bogor.

“Saya sekaligus menyatakan mundur sebagai caleg dan keluar dari PSI, dari keanggotaan PSI,” ucap Dwi dalam keterangan pers di Jakarta pada Senin (7/8) dikutip Antaranews.

Kunjungan Prabowo ke Kantor DPP PSI pada Rabu (2/8) lalu menjadi alasan kedua bakal caleg tersebut untuk mengundurkan diri dari PSI.

Pada awalnya, mereka bergabung dengan PSI karena partai berlogo tangan menggenggam bunga itu menetapkan untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres berdasarkan hasil Rembuk Rakyat pada Oktober 2022 lalu.

Namun, menurut Dwi, saat ini PSI dinilai sudah bermain mata dengan Prabowo yang merupakan capres usungan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) tersebut.

“Kehadiran Prabowo ke DPP PSI, yang disambut hangat buat saya sudah mencederai semangat dan pandangan perjuangan saya selama ini,” imbuhnya.

Diketahui saat ini Dwi merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ganjarian Spartan, sedangkan Egha menjabat sebagai Wakil Ketua Umum di organisasi pendukung Ganjar tersebut.

PSI Disinyalir Dekat dengan Prabowo  Sejumlah Kader Pilih Mundur
Kunjungan Ketua Umum Partai Gerindra ke Kantor DPP PSI, Jakarta, Rabu (2/8/23). (Foto: Instagram/psi_id)

Sebelumnya, Ketua Umum Ganjarian Spartan sudah lebih dulu menyatakan dirinya keluar dari PSI pada Jumat (4/8) dan memilih untuk fokus bekerja memenangkan Ganjar di organisasi yang ia ketuai tersebut.

Dalam siaran persnya, Guntur menyatakan dirinya tidak mengetahui dan tidak diberi penjelasan oleh pengurus PSI mengenai kedatangan Prabowo di Kantor DPP PSI saat itu.

“Alasan yang sebenarnya saya akhirnya memutuskan keluar dari PSI adalah kehadiran Prabowo di DPP PSI dan ‘tondo-tondo’ koalisi PSI dengan Prabowo itu tanpa dibuka terlebih dahulu ruang diskusi dan perdebatan karena terkait nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang sama-sama kita perjuangkan selama ini,” tukas Guntur.

Waketum PSI Hargai Keputusan Guntur Romli

PSI Disinyalir Dekat dengan Prabowo  Sejumlah Kader Pilih Mundur
Wakil Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman. (Foto: Instagram/andy_budiman_)

Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menghargai keputusan eks kader PSI Guntur Romli yang menyatakan keluar dari partainya, namun ia sedikit terkejut karena alasannya hanya karena kunjungan Prabowo ke Kantor DPP PSI.

“Saya kaget alasan Bro Guntur mundur hanya karena kedatangan Pak Prabowo ke PSI,” ujar Andy.

Menurutnya, kedatangan Prabowo tersebut hanyalah silaturahmi biasa seperti halnya pertemuan Prabowo dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. Terlebih, PSI masih belum final dalam memutuskan dukungan pada Pilpres 2024 mendatang.

Andy juga memahami posisi Guntur yang merupakan Ketua Umum Ganjarian Spartan. Posisi tersebut, lanjut Andy, serba salah di antara relawan-relawan lainnya. (Rangga)

 
Related News

Popular News

 

News Topic