sport

PSSI Naturalisasi Kiper Inter Milan untuk Timnas Indonesia?

Penulis Ahmad Haidir
Oct 03, 2023
Kiper Inter Milan, Emil Audero lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto: Instagram Emil Audero
Kiper Inter Milan, Emil Audero lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto: Instagram Emil Audero

Thephrase.id - PSSI sedang gencar menaturalisasi keturunan untuk Timnas Indonesia. Terbaru, Jay Idzes tengah diproses untuk berpindah kewarganegaraan. Jay Idzes adalah bek klub Serie B, Venezia. Pemain berumur 21 tahun itu lahir di Belanda. Akan tetapi, kakek dan neneknya berasal dari Indonesia.


Selain Jay Idzes, beberapa pemain diaspora lainnya layak untuk dinaturalisasi PSSI. Salah satunya Emil Audero. Kiper Inter Milan itu lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).


"Yang pasti ada beberapa yang kami lihat tapi soal komunikasi tunggu tanggal mainnya," tegas anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.


"Seperti biasa, kami tidak pernah mau menjanjikan karena prosesnya tidak segampang yang kami kira," lanjut pria kelahiran Kabanjahe, Sumatera Utara ini.


"Inget lho kemarin kasusnya Shayne Pattynama, dia sampe tiga kali lho ke sini dan tidak jalan. Jadi kita tidak mau janji," sambung Arya.

PSSI Naturalisasi Kiper Inter Milan untuk Timnas Indonesia
Emil Audero sedang membela Inter Milan. Foto: Instagram Emil Audero

"Kalau Ivar Jenner dan sebagainya itu cuma dua kali ke sini. Itu pun setelah kami pastikan semua. Jadi setelah pasti baru orangnya datang," beber Arya.


Ayah Emil Audero, Edy Mulyadi asli Indonesia. Sedangkan ibunya, Antonella adalah warga negara Italia (WNI). Setahun setelah lahir pada 1997, Emil pindah ke Italia.


Emil Audero memulai karier di Juventus sebelum dipinjamkan ke Venezia dan Sampdoria, lalu dipermanenkan. Mulai musim ini, Emil disekolahkan ke Inter Milan.


Emil Audero merupakan penjaga gawang berprospek cerah sewaktu muda. Emil pernah bermain untuk Timnas Italia U-15 hingga U-21, akan tetapi masih belum bisa menembus Timnas Italia.


"Jadi kami tidak mau janji-janji nanti akhirnya tidak jadi. Kan banyak banget nih masukan. Belum tentu begitu. Karena bisa saja pelatih tidak butuh, terus bagaimana?" tutup Arya.

 
Related News
Popular News
 

News Topic