lifestyle

Rekomendasi Wisata Sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia

Penulis Nadira Sekar
Aug 13, 2023
Foto: dok. Kemenparekraf
Foto: dok. Kemenparekraf

ThePhrase.id - Bulan Agustus memiliki makna yang mendalam bagi Indonesia. Menjelang HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, wisata sejarah muncul sebagai salah satu cara menarik untuk merayakan dan menghidupkan kembali semangat nasionalisme. 

Di seluruh Indonesia, terhampar beragam destinasi wisata sejarah yang tersebar di berbagai kota. Setiap sudut destinasi tersebut mengandung cerita sejarah dan nilai-nilai perjuangan yang mendalam bagi Kemerdekaan Indonesia. Berikut 5 lokasi wisata bersejarah yang menjadi saksi perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari genggaman penjajah!

Tugu Proklamasi

Tugu Proklamasi, yang terletak di Jalan Proklamasi, Jakarta, menjadi simbol penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Di tempat ini, Ir. Soekarno dan Moh. Hatta membacakan Naskah Proklamasi, mengawali perjuangan bangsa menuju kemerdekaan. 

Meski rumah sejarah telah tiada, tiga monumen berdiri megah sebagai pengingat peristiwa bersejarah: Tugu Petir, menggambarkan kilat yang membelah langit saat proklamasi dibacakan; Patung Soekarno-Hatta, merepresentasikan dua tokoh proklamator; dan Tugu Wanita, menghormati peran perempuan dalam perjuangan.

Rumah Rengasdengklok

Rumah Rengasdengklok, yang dulunya adalah milik Djiaw Kie Siong, seorang Tionghoa, menjadi jejak bersejarah terkait peristiwa penculikan Bung Karno dan Bung Hatta. Malam menjelang kemerdekaan Indonesia, kelompok progresif Indonesia menculik Soekarno dan Hatta untuk melindungi mereka dari pengaruh Jepang.

Rumah Rengasdengklok juga menjadi tempat penting dalam momen Rengasdengklok, di mana golongan muda mendesak Soekarno untuk segera mengumumkan kemerdekaan Indonesia. Pada 1957, Bung Karno memerintahkan pemindahan rumah ini ke Jakarta. Bangunan bersejarah ini saat ini dapat ditemukan di belakang Tugu Proklamasi.

Hotel Majapahit

Hotel Majapahit, yang terletak di jantung Kota Surabaya, menjadi saksi bisu peristiwa penting pasca kemerdekaan Indonesia. Pada 10 November 1945, para pemuda Surabaya dengan berani merobek bendera Belanda yang berkibar di depan hotel yang dulunya bernama Hotel Yamato, menggantinya dengan bendera merah putih.

Aksi ini menjadi titik awal dari peristiwa Pertempuran Surabaya, yang melibatkan pertempuran sengit antara pemuda Indonesia dan tentara Belanda. Tak hanya itu, peristiwa ini juga menjadi landasan penting bagi peringatan Hari Pahlawan yang hingga kini terus dijadikan momen untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut dan memelihara kemerdekaan.

Gedung Joeang 45

Gedung Joeang 45, dulunya adalah Hotel yang dikelola oleh L.C Schomper, adalah sebuah hotel yang diambil alih oleh pemuda Indonesia sebagai bagian dari upaya kemerdekaan. Pada masa kemerdekaan, gedung ini menjadi tempat pelatihan dan pendidikan bagi para pejuang muda. 

Sekarang, sebagai Museum Joeang 45, gedung ini memajang berbagai artefak dan dokumentasi perjuangan, termasuk senjata, pakaian, dan alat komunikasi yang digunakan oleh pejuang kemerdekaan.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Dulunya bangunan ini merupakan kediaman Laksamana Tadashi Maeda yang merupakan salah satu perwira angkatan laut Jepang yang membantu Indonesia merumuskan naskah proklamasi. Kini rumah bersejarah yang terletak di Jalan Imam Bonjol No. 1 Menteng, Jakarta Pusat tersebut berubah menjadi museum sejak 1992.

Museum ini menampilkan empat ruangan yang memamerkan benda-benda bersejarah, termasuk meja, kursi, dan alat tulis yang digunakan dalam momen sejarah tersebut.

[nadira]

 
Related News

Popular News

 

News Topic