lifestyleMovie and Review

Review Film ‘Street Fighter’, Tawarkan Aksi Seru, Tapi Terlalu Berlarut-larut

Penulis Nadira Sekar
Oct 18, 2026
Foto: Poster Street Fighter (Instagram/@streetfightermovie)
Foto: Poster Street Fighter (Instagram/@streetfightermovie)

ThePhrase.id - Mengadaptasi gim populer ke layar lebar bukanlah perkara mudah. Film perlu menghadirkan aksi yang memuaskan sekaligus cerita yang menarik untuk diikuti. ‘Street Fighter’ (2026) mencoba memadukan keduanya lewat pertarungan penuh aksi dan deretan karakter ikonis. Hasilnya cukup menghibur, meski cerita yang berusaha memberi ruang bagi terlalu banyak karakter membuat film ini terasa berlarut-larut.

Berlatar 1993, film garapan Kitao Sakurai ini mengikuti Ryu (Andrew Koji) dan Ken Masters (Noah Centineo), dua petarung yang telah lama menjauh satu sama lain. Keduanya kembali terlibat dalam dunia pertarungan setelah Chun-Li (Callina Liang) merekrut mereka untuk mengikuti World Warrior Tournament.

Namun, turnamen tersebut bukan sekadar ajang adu kemampuan. Di balik pertarungan brutal yang berlangsung, terdapat konspirasi berbahaya yang memaksa Ryu dan Ken menghadapi konflik yang lebih besar, termasuk hubungan mereka dengan masa lalu.

Terlalu Banyak Cerita di Balik Karakter

Salah satu kelemahan ‘Street Fighter’ terletak pada upayanya mengembangkan terlalu banyak karakter sekaligus. Menggali latar belakang dan motivasi para tokoh sebenarnya dapat membuat cerita lebih menarik. Namun, ketika terlalu banyak karakter mendapatkan porsi cerita yang besar, fokus utama film justru menjadi kurang terjaga.

Sejumlah subplot dan selingan akhirnya terasa memperpanjang alur tanpa memberikan dampak yang sebanding terhadap keseluruhan cerita. Padahal, film ini tidak membutuhkan narasi yang terlalu kompleks untuk menghadirkan tontonan aksi yang memuaskan. Alur yang lebih ringkas dan terarah akan membuat pertarungan serta konflik antarkarakter terasa lebih efektif.

Meski demikian, film ini tetap memiliki daya tarik di luar ceritanya. Salah satu yang menonjol adalah penggunaan animasi 2D bergaya anime dalam adegan-adegan kilas balik. Peralihan dari live-action ke animasi memberikan variasi visual yang menarik sekaligus membedakan bagian kilas balik dari cerita utama. Eksekusinya pun terasa apik, membuat adegan-adegan tersebut memiliki daya tarik tersendiri, bukan sekadar menjadi sarana untuk menjelaskan masa lalu karakter.

Ken dan Dan Hibiki Mencuri Perhatian

Di tengah cerita yang terkadang kehilangan fokus, Ken menjadi salah satu karakter yang paling menyenangkan untuk diikuti. Noah Centineo membawakannya dengan energi yang pas, sehingga Ken terasa hidup dan mampu mencuri perhatian. Kehadirannya memberikan warna tersendiri di antara konflik dan pertarungan yang berlangsung.

Dan Hibiki, yang diperankan Andrew Schulz, juga tampil menonjol. Pembawaannya menghadirkan unsur komedi yang memberi warna pada film. Dengan kepribadian yang kuat, Dan menjadi salah satu karakter yang mudah diingat, bahkan ketika sejumlah tokoh lain tidak mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersinar.

Di sisi lain, sosok antagonisnya belum berhasil memberikan kesan yang sama kuat. Karakter tersebut terasa kurang meyakinkan sebagai lawan yang dapat membangun keterlibatan penonton. Meski begitu, kelemahan ini tidak sampai menghilangkan keseruan film secara keseluruhan.

Tetap Menyenangkan untuk Penggemar

Pada akhirnya, ‘Street Fighter’ merupakan film aksi yang cukup menghibur, terutama bagi penonton yang ingin melihat karakter-karakter ikonis gim ini hadir di layar lebar. Pertarungan yang seru, karakter dengan kepribadian kuat, serta penggunaan animasi 2D dalam adegan kilas balik menjadi beberapa aspek yang membuat film ini tetap menarik untuk diikuti.

Sayangnya, upaya memberikan ruang bagi terlalu banyak karakter membuat ceritanya kehilangan fokus dan terasa lebih panjang dari yang diperlukan. Dengan alur yang lebih padat, ‘Street Fighter’ berpotensi menghadirkan pengalaman menonton yang lebih maksimal. Meski begitu, film ini tetap menawarkan hiburan yang layak dinikmati, khususnya bagi penggemar gimnya. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic