lifestyleMovie and Review

Review Spider-Man: Brand New Day: Spider-Man Kembali dengan Cerita Terbaiknya

Penulis Nadira Sekar
Aug 01, 2026
Foto: Spider-Man Brand New Day (Instagram/@screenrant)
Foto: Spider-Man Brand New Day (Instagram/@screenrant)

ThePhrase.id - Setelah Spider-Man: No Way Home menutup perjalanan Peter Parker dengan begitu emosional, ekspektasi terhadap Spider-Man: Brand New Day nyaris mustahil untuk dipenuhi. Film ini bukan sekadar melanjutkan kisah Spider-Man versi Tom Holland, tetapi juga menjadi pijakan baru bagi Marvel Cinematic Universe (MCU).

Kabar baiknya, Brand New Day berhasil memenuhi harapan tersebut.

Alih-alih terus mengandalkan nostalgia atau menghadirkan ancaman yang lebih besar, film ini memilih kembali ke inti dari Spider-Man, yakni Peter Parker. Keputusan itu membuat Brand New Day terasa jauh lebih personal, emosional, sekaligus menjadi salah satu film Spider-Man dengan penulisan karakter terbaik.

Naskah menjadi kekuatan terbesar film ini. Alurnya mengalir dengan ritme yang konsisten, memberi ruang bagi setiap konflik untuk berkembang tanpa pernah terasa bertele-tele. Dengan durasi sekitar dua jam 25 menit, hampir tidak ada adegan yang terasa sia-sia. Cerita terus bergerak maju, diselingi beberapa twist yang muncul secara natural.

Di balik aksi superhero yang spektakuler, Brand New Day juga berbicara tentang kesepian, kehilangan, dan proses menerima perubahan. Perjalanan Peter Parker kali ini terasa lebih membumi karena berangkat dari luka yang masih membekas. Tema-tema tersebut membuat film ini mudah terasa dekat dan relevan.

Tom Holland pun tampil sebagai Peter Parker yang paling matang sejauh ini. Ia masih mempertahankan sisi canggung, jenaka, dan penuh empati yang menjadi ciri khas Spider-Man, tetapi kini dibarengi kedewasaan yang lahir dari berbagai kehilangan. Penampilannya menjadi jangkar emosional yang membuat setiap konflik terasa lebih kuat.

Review Spider Man  Brand New Day  Spider Man Kembali dengan Cerita Terbaiknya
Foto: Spider-Man Brand New Day (Instagram/@screenrant)

Deretan karakter pendukung turut memperkaya cerita. Punisher yang diperankan Jon Bernthal mencuri perhatian lewat chemistry yang menghibur bersama Peter, sementara karakter baru yang dimainkan Sadie Sink menghadirkan dinamika yang segar. Di sisi lain, sosok antagonis film  juga memiliki motivasi yang meyakinkan sehingga konflik tidak sekadar terasa sebagai pertarungan antara pahlawan dan penjahat.

Dari sisi visual, Brand New Day tampil memukau. Adegan Spider-Man berayun di antara gedung-gedung New York menjadi beberapa momen terbaik dalam film, didukung sinematografi yang indah, efek visual yang solid, serta musik yang berhasil menguatkan emosi di setiap adegan penting tanpa terasa berlebihan.

Humornya pun hadir dalam porsi yang pas. Candaan digunakan untuk memberi jeda di tengah ketegangan tanpa pernah merusak bobot emosional cerita. Perpaduan aksi, drama, dan komedi itulah yang membuat film ini terasa utuh dari awal hingga akhir.

Pada akhirnya, Spider-Man: Brand New Day membuktikan bahwa film superhero tidak selalu harus tampil lebih besar untuk menjadi lebih baik. Dengan karakter yang ditulis kuat dan emosi yang terasa tulus, film ini berhasil menghadirkan salah satu kisah Spider-Man terbaik di layar lebar sekaligus menjadi awal baru yang sangat menjanjikan bagi sang manusia laba-laba. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic