sportTimnas Indonesia

Rizki Juniansyah Absen dari Asian Games 2026, CAS Tolak Permohonan Pencabutan Penangguhan Sementara

Penulis Ahmad Haidir
Sep 28, 2026
Rizki Juniansyah dipastikan tidak dapat memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Foto Instagram Rizki Juniansyah.
Rizki Juniansyah dipastikan tidak dapat memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Foto Instagram Rizki Juniansyah.

Thephrase.id - Rizki Juniansyah dipastikan tidak dapat memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, setelah Court of Arbitration for Sport (CAS) menolak permohonan untuk mencabut penangguhan sementara yang dijatuhkan International Weightlifting Federation (IWF) kepadanya.

Keputusan tersebut membuat Rizki harus melewatkan Asian Games 2026, sementara proses hukum yang berkaitan dengan penangguhan sementara terhadap lifter berumur 23 tahun tersebut masih berjalan di hadapan otoritas terkait.

Penangguhan yang diterima Rizki berkaitan dengan dugaan pelanggaran kewajiban keberadaan atau whereabouts, yakni ketentuan yang mengharuskan atlet menyediakan informasi mengenai keberadaannya agar dapat menjalani pemeriksaan doping di luar kompetisi.

PABSI, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Rizki menegaskan bahwa penangguhan sementara tersebut merupakan tindakan prosedural yang diberlakukan selama proses persidangan dan bukan keputusan yang menyatakan Rizki telah terbukti melakukan pelanggaran aturan anti-doping.

"Penangguhan tersebut bukan merupakan temuan bahwa Rizki telah melakukan pelanggaran aturan anti-doping, dan proses pemeriksaan mengenai pokok perkara baru akan dimulai," demikian pernyataan bersama PABSI, KOI, dan Rizki.

Perkara yang sedang berjalan tersebut juga ditegaskan tidak berkaitan dengan zat terlarang apa pun. Sepanjang kariernya Rizki disebut tidak pernah mendapatkan hasil tes doping positif, termasuk dalam pemeriksaan terakhir yang dijalaninya pada Agustus 2026.

"The case does not involve any prohibited substance," demikian bunyi pernyataan bersama tersebut yang menegaskan bahwa kasus Rizki tidak melibatkan zat terlarang.

Rizki sendiri membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya dan akan melanjutkan proses pembelaan di hadapan CAS dengan dukungan penuh dari PABSI serta KOI selama proses pemeriksaan berlangsung.

Rizki, PABSI, dan KOI juga menyatakan menghormati keputusan CAS serta proses anti-doping yang sedang berjalan dan berkomitmen untuk bekerja sama sepenuhnya dalam seluruh rangkaian proses tersebut.

"Kami menyayangkan bahwa Rizki, yang merupakan juara bertahan Olimpiade dan Dunia, tidak dapat mewakili Indonesia di Nagoya, dan kami menyampaikan terima kasih kepada tim, federasi, serta masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan," demikian pernyataan tersebut.

PABSI, KOI, dan Rizki selanjutnya memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai perkara tersebut selama proses persidangan masih berlangsung, sehingga perkembangan berikutnya akan mengikuti proses hukum yang tengah dijalankan. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic