
ThePhrase.id – Ikon sepak bola asal Brasil, Roberto Carlos, membantah kabar yang menyebutkan bahwa ia telah menjadi mualaf. Ia menegaskan bahwa meskipun sangat menghormati agama tersebut, klaim yang menyatakan ia berpindah keyakinan setelah menikahi Souhaila El Tahiri seorang agen perwakilan sepak bola asal Maroko adalah tidak benar.
Spekulasi mantan bek Real Madrid ini masuk Islam semakin menguat setelah beredar foto-foto yang memperlihatkan Carlos sedang mengikuti prosesi pernikahan secara Islam.
Namun, Carlos memberikan klarifikasi kepada *Okaz* bahwa ia dan El Tahiri menggelar pernikahan mereka dalam berbagai format demi menghormati tradisi keagamaan dari keluarga kedua belah pihak.
Pasangan tersebut mengadakan sebuah upacara yang sesuai dengan kerabatnya yang beragama Katolik, serta satu upacara lainnya yang diselenggarakan dengan tata cara yang tepat bagi sang istri dan kenalan mereka yang beragama Islam.
Dalam pernyataan eksklusif kepada media berbahasa Arab, Okaz, menyebut mantan bek Real Madrid dan timnas Brasil ini menanggapi spekulasi yang telah beredar luas di media Turki maupun berbagai platform media sosial.
"Saya sangat menghormati Islam, dan melihat istri saya sedang berdoa adalah hal yang indah, namun rumor mengenai saya memeluk Islam sama sekali tidak benar," ujar Carlos dalam wawancaranya dengan Okaz, dikutip pada Selasa, 1/9/2026.
Pernyataan tersebut secara langsung membantah berbagai laporan media yang menyebutkan bahwa pria berusia 53 tahun itu telah memeluk Islam sekitar satu bulan sebelumnya dengan mengucapkan Syahadat di hadapan Syekh Jihad Hamada, seorang tokoh terkemuka di kalangan komunitas Muslim Brasil.
Kabar tersebut semakin mencuat ketika Ali Şahin, seorang anggota parlemen Turki dari Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) yang sedang berkuasa, menyatakan bahwa ia mendapat informasi mengenai kabar masuk Islamnya Carlos saat berdiskusi dengan perwakilan komunitas Muslim Brasil.
Menurut penuturan Şahin, Hamada mengungkapkan bahwa Carlos telah menjalin komunikasi dengannya dalam waktu yang cukup lama sebelum pertemuan mereka sekitar empat minggu sebelumnya, momen saat Carlos diduga mengucapkan kalimat syahadat dan memeluk agama Islam.
Menyusul kabar tersebut, Şahin secara terbuka menyampaikan ucapan selamat kepada mantan pemain tim nasional Brasil itu, seraya mendoakan kedamaian, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi Carlos beserta orang-orang terkasihnya.
Carlos berbagi cerita mengenai awal mula hubungannya dengan El Tahiri, seraya menyebutkan bahwa pertemuan pertama mereka terjadi dalam sebuah acara profesional yang berkaitan dengan sepak bola.
Ia menggambarkan El Tahiri sebagai seorang profesional bisnis yang sukses dan mengonfirmasi bahwa mereka telah menjalin kemitraan, baik secara pribadi maupun profesional, selama dua tahun terakhir.
El Tahiri memegang akreditasi FIFA sebagai agen sepak bola. Pekerjaannya mencakup manajemen karier pemain serta berbagai usaha di bidang sepak bola. Kabar mengenai hubungan asmara mereka pertama kali mencuat awal tahun 2026, sementara foto-foto dari rangkaian acara pernikahan mereka telah menarik perhatian luas di dunia maya.
Diakui secara luas sebagai salah satu bek kiri terbaik yang pernah ada dalam dunia sepak bola, Carlos meraih puncak kesuksesan klubnya bersama Real Madrid dan memainkan peran kunci dalam keberhasilan Brasil menjuarai Piala Dunia FIFA 2002.
Selain itu, ia memiliki ikatan yang erat dengan sepak bola Turki berkat kiprahnya sebagai pemain di Fenerbahçe pada tahun 2007 hingga 2009. (Z. Ibrahim)