
ThePhrase.id - Konten kreator kecantikan sekaligus pemilik merek kosmetik Mother of Pearl, Tasya Farasya, kembali menjadi sorotan setelah memperlihatkan kondisi rumahnya yang mengalami kerusakan berupa retakan di sejumlah sisi dinding, padahal rumah tersebut belum genap setahun ditempati.
Kondisi tersebut ia bagikan melalui akun Instagram-nya. “Beautiful, menyala dompetku,” tulis Tasya dalam unggahannya. Terlihat sejumlah bagian rumah mengalami keretakan, mulai dari tangga depan hingga beberapa sudut bangunan. Tak hanya itu, ia juga memperlihatkan permukaan area kolam renangnya yang mengalami penurunan.
“Hello everyone (halo semuanya), wow, suara tukang, banyak sekali tukang di rumahku. Kenapa? Karena, bangunannya retak semua. Kenapa kok bisa retak semua? Karena yang harusnya ditemukan adanya besi, eh malah ditemukannya kayu. Kok bisa begitu ya? Aku juga enggak tahu deh,” ujar Tasya melalui Instagram Story.
Menanggapi kondisi tersebut, PT Chandra Mitra Strukturindo selaku kontraktor yang ditunjuk untuk memperbaiki rumah Tasya mengungkapkan bahwa timnya tengah melakukan investigasi struktural terhadap bangunan. Proses ini dilakukan dengan mengumpulkan data lapangan dan laporan teknis untuk menentukan langkah perbaikan yang tepat.
Dalam investigasi tersebut, ditemukan adanya ketidaksesuaian pada struktur bangunan. Tasya juga mengungkapkan temuan kayu bekisting yang seharusnya berfungsi sebagai cetakan untuk menampung, membentuk, dan menahan adukan beton selama proses pengecoran. Setelah beton mengeras dan cukup kuat, bekisting tersebut umumnya harus dilepas.
Selain itu, hasil investigasi juga menemukan bahwa sambungan antara kolom struktur dan dinding bata ringan (hebel) tidak dilengkapi dengan besi pengikat. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu penyebab keretakan pada dinding bangunan.
Diketahui, pembangunan rumah Tasya dimulai pada 2020, saat dirinya masih menikah dengan Ahmad Assegaf, yang disebut bertanggung jawab atas proses pembangunan rumah tersebut. Pembangunan rumah itu kemudian dipercepat pada akhir 2025 setelah Tasya berpisah dari suaminya.
Kini, Tasya diperkirakan harus mengeluarkan biaya sekitar ratusan juta hingga miliaran rupiah untuk memperbaiki rumahnya. Biaya tersebut menambah panjang perjalanan pembangunan rumah yang telah berlangsung selama sekitar enam tahun.
"Dan yang serunya lagi adalah setelah retak, kalau misalnya nanti udah dibetulin, bisa jadi retaknya tumbuh di tempat lain. Wah, I can't wait! Setelah pembangunan 6 tahun ternyata retak itu akan ada lagi. Jadi memang aku itu harus membangun terus. Dokdokdok bersama memong," tuturnya melalui Instagram Story-nya.
Meski telah berpisah, Tasya mengungkapkan bahwa masih banyak persoalan yang harus dihadapinya, termasuk kondisi rumah yang berpotensi kembali mengalami keretakan di bagian lain meski telah diperbaiki. [Syifaa]