regional

Sambut Libur Lebaran 2026, Planetarium Jakarta Hadirkan Tayangan Berbeda di Setiap Sesi

Penulis Ashila Syifaa
Mar 13, 2026
Planetarium Jakarta. (Foto: beritajakarta.id/Nugroho Sejati)
Planetarium Jakarta. (Foto: beritajakarta.id/Nugroho Sejati)

ThePhrase.id - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau PT Jakpro menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan pelayanan Planetarium Jakarta selama periode libur dan cuti bersama Idulfitri 1447 H/2026 M. Upaya tersebut dilakukan melalui penyegaran konten pertunjukan hingga perbaikan sistem layanan bagi pengunjung.

Direktur Utama PT Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan pihaknya akan menghadirkan konsep tayangan yang lebih variatif setelah masa promosi Planetarium selama tiga bulan berakhir. Nantinya, setiap sesi pertunjukan akan menampilkan tema yang berbeda.

Ia menjelaskan, sebelumnya seluruh sesi pertunjukan menampilkan tayangan yang sama. Ke depan, setiap sesi akan memiliki tema tersendiri sehingga pengunjung memiliki lebih banyak pilihan tontonan.

“Kalau sebelumnya dari sesi satu sampai sesi empat tayangannya sama, ke depan setiap sesi akan berbeda temanya. Jadi masyarakat bisa menonton lebih dari satu kali dalam sehari atau kembali lagi di hari lain karena kontennya berbeda,” ujar Iwan, Selasa (10/3), melansir laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, konsep tersebut akan dibuat menyerupai pengalaman menonton di bioskop, di mana setiap sesi memiliki judul atau tema berbeda yang dapat dipilih oleh pengunjung.

Selain pembaruan konten pertunjukan, Jakpro juga melakukan peningkatan dari sisi pelayanan. Perbaikan tersebut mencakup pengaturan antrean serta pengembangan sistem penjualan tiket agar lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Iwan menjelaskan, sistem penjualan tiket nantinya tidak hanya terpusat pada satu titik. Jakpro menyiapkan beberapa fasilitas tiketing untuk menghindari penumpukan pengunjung di satu lokasi. Penjualan tiket secara offline juga tetap disediakan di area Planetarium.

“Kami siapkan beberapa sistem tiketing supaya tidak terjadi penumpukan di satu titik. Penjualan tiket offline juga tetap kami siapkan di lokasi untuk memitigasi berbagai isu yang sebelumnya muncul,” katanya.

Di sisi lain, Jakpro juga berencana menghadirkan konsep pertunjukan yang lebih interaktif, khususnya bagi anak-anak dan pelajar. Dengan pendekatan tersebut, pertunjukan tidak hanya sekadar menonton, tetapi juga memberikan ruang interaksi yang dapat meningkatkan minat terhadap ilmu astronomi.

“Ke depan tidak hanya seperti menonton film dari awal sampai selesai. Akan ada interaksi-interaksi yang membuat anak-anak atau pelajar lebih tertarik dan rasa ingin tahunya terhadap astronomi bisa meningkat,” ucapnya.

Sejumlah pembaruan tersebut ditargetkan mulai diterapkan setelah masa promosi Planetarium berakhir pada Maret. Jakpro berharap inovasi tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat untuk kembali mengunjungi Planetarium Jakarta. [Syifaa]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic