tech

Samsung Kembangkan Teknologi Prediksi Pingsan Lewat Galaxy Watch6

Penulis Nadira Sekar
May 12, 2026
Foto: Teknologi Prediksi Pingsan Galaxy Watch6 (dok. Samsung)
Foto: Teknologi Prediksi Pingsan Galaxy Watch6 (dok. Samsung)

ThePhrase.id - Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics mengumumkan hasil studi klinis bersama Chung-Ang University Gwangmyeong Hospital yang menunjukkan bahwa Samsung Galaxy Watch6 memiliki kemampuan memprediksi vasovagal syncope (VVS) atau pingsan mendadak dengan tingkat akurasi tinggi melalui pemantauan biosignal pengguna.

Vasovagal syncope merupakan kondisi ketika detak jantung dan tekanan darah turun secara tiba-tiba, yang dapat dipicu oleh stres, rasa nyeri, kelelahan, atau faktor tertentu lainnya. Kondisi ini menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran untuk sementara waktu. Meski umumnya tidak berbahaya, pingsan mendadak tetap berisiko menimbulkan cedera serius, seperti patah tulang hingga gegar otak akibat terjatuh.

Professor Junhwan Cho dari Department of Cardiology Chung-Ang University Gwangmyeong Hospital mengatakan sekitar 40 persen orang diperkirakan pernah mengalami VVS setidaknya sekali sepanjang hidup mereka. Dari jumlah tersebut, sekitar sepertiganya mengalami episode berulang. Menurutnya, sistem peringatan dini dapat membantu pasien segera mencari posisi aman atau meminta bantuan sebelum kehilangan kesadaran.

Dalam penelitian tersebut, tim peneliti mengevaluasi 132 pasien dengan dugaan gejala VVS menggunakan tes pemicu pingsan. Data dikumpulkan melalui sensor photoplethysmography (PPG) pada Galaxy Watch, kemudian dianalisis menggunakan algoritma kecerdasan buatan berbasis heart rate variability (HRV).

Hasil penelitian menunjukkan model AI tersebut mampu memprediksi episode pingsan hingga lima menit sebelum terjadi dengan tingkat akurasi mencapai 84,6 persen. Studi itu juga mencatat sensitivitas sebesar 90 persen dan spesifisitas 64 persen, yang dinilai memiliki signifikansi klinis.

Head of Health R&D Group Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics, Jongmin Choi mengatakan temuan ini memperlihatkan potensi perangkat wearable dalam mendorong transformasi layanan kesehatan dari pendekatan pasca-perawatan menjadi pencegahan dini.

Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal medis European Heart Journal – Digital Health dan disebut sebagai studi pertama yang menunjukkan potensi smartwatch komersial untuk memberikan prediksi dini terhadap syncope.

Ke depan, Samsung berencana terus mengembangkan fitur pemantauan kesehatan pada lini wearable mereka, sekaligus memperluas kolaborasi dengan institusi medis guna menghadirkan solusi kesehatan yang lebih personal dan preventif. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic