figure

Samuel Wongso, Generasi Ke-4 Wong Hang Tailor yang Masuk Daftar 40 Under 40 Fortune Indonesia 2026

Penulis Firda Ayu
Feb 22, 2026
Samuel Wongso (Foto: Facebook/Samuel Wongso)
Samuel Wongso (Foto: Facebook/Samuel Wongso)

ThePhrase.id – Nama Samuel Wongso dan Jonathan Wongso resmi masuk dalam daftar 40 Under 40 Fortune Indonesia 2026. Keduanya dikenal sebagai desainer dan  generasi penerus merek legendaris Wong Hang Tailor yang telah berdiri sejak 1933. 

Di balik pencapaian tersebut, peran Samuel Wongso sebagai generasi keempat menjadi salah satu sorotan, terutama dalam membawa bisnis rumah jahit legendaris ini tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Samuel Wongso lahir pada 22 Desember 1990 dan sejak kecil sudah akrab dengan dunia tailoring. Melansir dari The Jakarta Post, Samuel dan sepupunya, Jonathan, hampir setiap hari menyaksikan ayah dan paman mereka membuat pola, memotong kain, hingga menjahit jas. Hal ini membuat ketertarikannya pada dunia fashion pun muncul secara alami. 

Ia mulai mempelajari berbagai hal tentang menjadi langsung dari keluarganya saat ia masih duduk di bangku SMP. Untuk memperdalam teknik, Samuel kemudian belajar hingga ke Hong Kong, mempelajari detail teknis seperti pattern making. Selain itu, melalui laman Facebook pribadinya, Samuel juga menyebut bahwa ia pernah belajar di LaSalle College Indonesia.

Menurutnya, membuat pola jahitan adalah tantangan terbesar sebagai desainer. Tak hanya sekadar ukuran dan hitungan, Samuel juga perlu berimajinasi dan menggunakan feeling untuk agar setiap jas yang ia dihasilkan ‘pas’ dan ‘cocok’ dengan para klien.

Samuel Wongso  Generasi Ke 4 Wong Hang Tailor yang Masuk Daftar 40 Under 40 Fortune Indonesia 2026
Samuel Wongso (Foto: Facebook/Samuel Wongso)

Perjalanan Wong Hang Tailor sendiri dimulai dari sebuah rumah di Jalan Pahlawan, Surabaya. Sang pendiri, Wong Hang, merantau dari Guang Dong, China, sebelum membangun bisnis yang kemudian diteruskan oleh putra sulungnya, Wongso Soebroto. Untuk mempertahankan tradisi craftsmanship yang diwariskan turun-temurun, seluruh penjahit Wong Hang Tailor merupakan laki-laki.

Setelah Wong Hang wafat pada 1983, estafet kepemimpinan berlanjut ke generasi ketiga, Peter Wongso. Di bawah kepemimpinan Peter, ekspansi besar-besaran dilakukan dengan membuka gerai di Jakarta seperti Mangga Besar, Pondok Indah, Kelapa Gading, Grand Indonesia, Green Lake City, hingga Gading Serpong, sebelum merambah ke berbagai kota lain, seperti Bandung, Semarang, Makassar, dan Medan.

Memasuki generasi keempat, Samuel bersama saudara dan sepupunya melanjutkan tradisi tersebut. Bertahan selama empat generasi, Wong Hang Tailor dikenal lewat jahitan yang halus dan presisi mengikuti bentuk tubuh pemakainya. 

Selain itu, Wong Hang juga menghadirkan layanan free alteration seumur hidup, ketepatan waktu pengerjaan, serta pilihan kain yang sangat beragam. Berbagai layanan ini membuat pelanggan loyal dan secara tidak langsung menjadi promosi dari mulut ke mulut. 

Rancangan Wong Hang Tailor telah dikenakan oleh sejumlah tokoh ternama, mulai dari Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, hingga figur publik seperti Chicco Jerikho, Christian Sugiono, dan Dion Wiyoko. Karya rumah jahit legendaris ini juga dipercaya oleh tokoh internasional seperti Emile Heskey serta komedian Uncle Roger yang mengenakannya dalam momen pernikahan.

Samuel Wongso  Generasi Ke 4 Wong Hang Tailor yang Masuk Daftar 40 Under 40 Fortune Indonesia 2026
Samuel Wongso (Foto: Facebook/Samuel Wongso)

Menjadi desainer untuk brand yang telah berdiri selama hampir seratus tahun, Samuel menyadari bahwa ia perlu menghadirkan berbagai inovasi. Seperti terobosan Travelling Tailor, yang dihadirkan Samuel melalui Wong Hang sebagai layanan jemput bola untuk menjaga kepuasan klien.

Selain itu, Wong Hang Tailor juga terus berinovasi dengan meluncurkan brand baju taktikal bernama GAMS, yang merupakan singkatan dari Gusti Allah Mboten Sare. Di banderol dengan harga di bawah Rp1 juta, Samuel menjelaskan bahwa busana taktikal yang selama ini identik dengan TNI atau polisi, kini lebih mudah diakses masyarakat umum. Menariknya, GAMS tak hanya menghadirkan desain fungsional, tetapi juga futuristik, salah satunya adalah fitur lengan panjang yang bisa diubah menjadi lengan pendek.

Atas kiprahnya, Samuel telah meraih sejumlah pengakuan, seperti masuk dalam daftar Gen.T Leaders of Tomorrow Indonesia versi Tatler Asia pada 2018 dan juga didapuk sebagai tokoh inspiratif dalam industri bespoke fashion oleh Glenfiddich melalui program Where Next Club. [fa]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic