
Thephrase.id - Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menorehkan sejarah baru setelah membantu Lille memastikan tiket ke Liga Champions musim depan seusai menutup Ligue 1 Prancis 2025-2026 di posisi ketiga klasemen akhir dengan koleksi 61 poin di bawah Paris Saint-Germain (PSG) dan Lens.
Pencapaian tersebut membuat pemain Verdonk menjadi pemain Indonesia pertama yang membawa klubnya lolos ke kompetisi paling elite di Eropa, sekaligus mempertegas peningkatan karier Verdonk sejak bergabung dengan Lille pada awal musim ini.
Lille memastikan tempat di babak utama Liga Champions karena Ligue 1 mendapat tiga jatah lolos langsung berdasarkan koefisien UEFA, sementara satu slot tambahan diberikan melalui jalur play-off kepada tim yang finis di peringkat keempat klasemen akhir.
Persaingan menuju Liga Champions berlangsung ketat hingga pekan terakhir karena Lille hanya unggul tipis atas Lyon yang akhirnya finis di posisi keempat dengan selisih satu poin dari klub yang diperkuat Verdonk tersebut.
Meski sukses mengamankan tiket Liga Champions, Lille sejatinya menutup musim dengan hasil mengecewakan setelah kalah 0-2 di kandang saat menjamu Auxerre pada laga terakhir Ligue 1 di Stade Pierre-Mauroy, Senin, 18 Mei 2026 dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Verdonk memulai laga dari bangku cadangan sebelum masuk pada awal babak kedua menggantikan Romain Perraud untuk mengisi sektor kiri pertahanan Lille.
Kekalahan Lille tetap tidak mengubah posisi mereka di klasemen karena Rennes yang juga memiliki peluang merebut tiket Liga Champions justru tumbang 1-3 saat menjamu Marseille dalam pertandingan lain yang berlangsung bersamaan.
Hasil itu membuat Rennes turun ke posisi keenam klasemen akhir setelah disalip Marseille yang naik satu tingkat meski kedua tim sama-sama mengoleksi 59 poin di akhir musim Ligue 1.
Kepastian lolos ke Liga Champions menjadi pencapaian penting bagi Verdonk yang mengambil keputusan besar saat meninggalkan NEC Nijmegen dan bergabung dengan Lille pada 1 September 2025 demi mencoba tantangan baru di kompetisi kasta tertinggi Prancis.
Langkah tersebut terbukti membawa perkembangan besar dalam perjalanan karier Verdonk karena ia mulai mendapat tempat di skuad Lille dan ikut berkontribusi dalam keberhasilan klub menembus Liga Champions.
Berdasarkan data Sofascore, Verdonk tampil sebanyak 18 kali di Ligue 1 musim ini dengan rincian tujuh kali menjadi starter dan 11 kali masuk sebagai pemain pengganti, serta mencatat total 796 menit bermain tanpa gol maupun assist.
Apabila digabungkan dengan seluruh kompetisi, Verdonk sudah memainkan 26 pertandingan bersama Lille dan menyumbangkan satu assist, sementara kontribusinya di lini pertahanan juga terlihat lewat dua clean sheet yang diraih Lille saat dirinya tampil.
Catatan individu Verdonk turut menunjukkan kualitas bertahannya bersama Lille musim ini karena ia mencatat rata-rata 2,8 kali merebut bola kembali per pertandingan dan melakukan 1,4 sapuan per laga di Ligue 1, selain mengoleksi tiga kartu kuning serta satu kartu merah sepanjang musim.