
Thephrase.id - Sejarah panjang Piala FA Inggris yang telah berlangsung selama 155 tahun mencatat satu bab luar biasa ketika Macclesfield, klub dari divisi keenam, menumbangkan tim kasta tertinggi pada putaran ketiga kompetisi yang digelar Sabtu, 10 Januari 2026.
Korban kejutan tersebut bukan sembarang klub Premier League, melainkan Crystal Palace yang berstatus juara bertahan Piala FA dan datang dengan beban reputasi besar ke markas Macclesfield.
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, melakukan sejumlah rotasi dalam lawatan ke Moss Rose, meski tetap menurunkan beberapa pilar utama seperti kapten tim Marc Guehi, Adam Wharton, serta Yeremy Pino yang didatangkan dengan nilai transfer tinggi pada bursa musim panas.
Perbedaan level kompetisi yang terpaut lima divisi dan 177 peringkat tidak tercermin di lapangan, karena Macclesfield mampu mengimbangi permainan hingga akhirnya membuka keunggulan menjelang turun minum.
Gol pembuka dicetak kapten tim Paul Dawson yang menyundul bola di tengah kepadatan kotak penalti, dengan tandukan dari kepala yang dibalut perban mengirim bola melewati jangkauan kiper Palace, Walter Benítez.
Memasuki babak kedua, Glasner memasukkan tambahan pemain inti termasuk rekrutan Januari 2026 termahal klub, Brennan Johnson, namun langkah tersebut justru direspons Macclesfield dengan gol kedua.
Isaac Buckley-Ricketts menggandakan keunggulan tuan rumah tepat setelah satu jam pertandingan berjalan, saat sentuhan tumitnya secara tidak terduga mengarahkan bola ke sudut bawah gawang di hadapan tribun kecil yang dipenuhi penonton.
"Kami ingin tiga," teriakan tersebut menggema di Stadion Moss Rose yang berkapasitas 5.300 penonton dengan lapangan rumput sintetis, meski dua gol sudah cukup mengantarkan Macclesfield menuju kemenangan bersejarah.
Crystal Palace baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90 melalui Yeremy Pino, akan tetapi gol tersebut tidak mengubah hasil akhir maupun makna besar dari pertandingan ini.
Keberhasilan Macclesfield melaju hingga putaran ketiga Piala FA terasa semakin luar biasa mengingat klub ini baru berdiri pada Oktober 2020 sebagai penerus Macclesfield Town yang dibubarkan setahun sebelumnya setelah 146 tahun eksistensi.
Pada musim 2021-2022, ketika Crystal Palace mengakhiri Liga Inggris di peringkat ke-12, Macclesfield justru masih berlaga di divisi kesembilan dan meraih gelar North West Counties Premier Division.
Tiga promosi dalam empat musim membawa Macclesfield ke National League North, di mana mereka kini berada di papan tengah dengan peluang menembus zona playoff.
Kemenangan atas Palace menempatkan Macclesfield sebagai klub kasta keenam pertama dalam sejarah Piala FA yang menyingkirkan tim Liga Inggris, melampaui pencapaian klub-klub non-liga sebelumnya yang nyaris menciptakan kejutan serupa.
Meski masih harus melewati dua putaran tambahan untuk menyamai pencapaian klub non-liga terbaik dalam sejarah turnamen, Macclesfield telah memastikan satu malam yang akan terus dikenang dalam perjalanan panjang Piala FA.