sport

Selebrasi Menembak Pakai Bendera Sudut, Pemain Israel Saied Abu Farchi Diusir Wasit

Penulis Ahmad Haidir
Sep 25, 2026
Penyerang Timnas Israel, Saied Abu Farchi, berselebrasi menggunakan bendera sudut lapangan seperti senjata ketika melawan Timnas Austria di Raiffeisen Arena, Linz, Kamis, 24 September 2026. Foto Istimewa.
Penyerang Timnas Israel, Saied Abu Farchi, berselebrasi menggunakan bendera sudut lapangan seperti senjata ketika melawan Timnas Austria di Raiffeisen Arena, Linz, Kamis, 24 September 2026. Foto Istimewa.

Thephrase.id - Penyerang Timnas Israel, Saied Abu Farchi, menjadi pusat perhatian dalam UEFA Nations League 2026-2027 setelah menerima kartu merah akibat selebrasi gol yang dilakukannya menggunakan bendera sudut lapangan seperti senjata ketika melawan Timnas Austria di Raiffeisen Arena, Linz, Kamis, 24 September 2026.

Abu Farchi sebelumnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-55 melalui sundulan setelah Timnas Austria lebih dahulu unggul lewat eksekusi penalti Romano Schmid pada babak pertama. Selebrasi setelah gol tersebut justru membuat pemain berusia 20 tahun itu harus meninggalkan lapangan.

Seusai mencetak gol, Abu Farchi berlari menuju sudut lapangan, mengambil bendera sudut, lalu mengarahkannya seperti senapan sambil melakukan gerakan seolah-olah menembakkan senjata. Wasit Georgi Kabakov memberikan kartu kuning kedua yang kemudian diikuti kartu merah.

Kartu kuning pertama diterima Abu Farchi hanya beberapa menit sebelum insiden tersebut, sehingga kartu kuning kedua atas selebrasinya otomatis membuat Israel bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-56.

Sementara aturan pertandingan memang memungkinkan pemain dihukum apabila melakukan selebrasi yang dianggap provokatif, merendahkan, atau mengandung unsur yang dapat memicu kontroversi.

Insiden tersebut menjadi salah satu momen kontroversi dalam pertandingan yang pada akhirnya dimenangi Timnas Austria dengan skor 3-1. Tim tuan rumah memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada menit-menit akhir pertandingan untuk kembali memimpin dan memastikan kemenangan.

Timnas Austria harus menunggu hingga menit ke-90 untuk kembali unggul melalui Phillipp Mwene yang memanfaatkan umpan Paul Wanner. Sasa Kalajdzic menambah gol ketiga pada masa tambahan waktu untuk mengunci kemenangan Timnas Austria.

Bagi Abu Farchi, gol tersebut menjadi momen penting karena merupakan gol pertamanya untuk Timnas Israel, tetapi perayaan yang dilakukan setelahnya berakhir dengan kartu merah dan membuat negaranya harus menyelesaikan lebih dari 30 menit pertandingan dengan 10 pemain.

Pertandingan Timnas Austria kontra Timnas Israel berlangsung ketika keterlibatan Israel dalam kompetisi sepak bola Eropa juga menjadi perhatian di luar lapangan. Hal ini menyusul perang di Gaza dan seruan dari sejumlah kelompok di Republik Irlandia agar tim nasional memboikot dua pertandingan UEFA Nations League melawan Timnas Israel.

Timnas Irlandia dijadwalkan menghadapi Timnas Israel pada 27 September 2026 di Debrecen, Hungaria, dan kembali bertemu pada 4 Oktober 2026 di Backa Topola, Serbia, dengan kedua pertandingan dipindahkan ke lokasi netral dan direncanakan berlangsung tanpa penonton.

Lebih dari 160 atlet dan tokoh olahraga Irlandia sebelumnya menandatangani surat terbuka yang menyerukan agar tim nasional tidak memainkan pertandingan melawan Timnas Israel.

Sementara Federasi Sepak Bola Irlandia juga sebelumnya meminta UEFA mempertimbangkan pemisahan kedua negara dalam undian kompetisi mendatang, tetapi UEFA tetap menjalankan jadwal pertandingan yang telah ditetapkan.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic