sportLiga 1 Indonesia

Serba-Serbi Liga Indonesia Putri 20026-2027, Kompetisi yang Bangkit Lagi Setelah 7 Tahun Mati Suri

Penulis Ahmad Haidir
Aug 12, 2026
Musim pertama IWL akan diikuti enam klub yang berasal dari kawasan Jabodetabek FC. Foto Ileague.
Musim pertama IWL akan diikuti enam klub yang berasal dari kawasan Jabodetabek FC. Foto Ileague.

Thephrase.id - Indonesia Women's League (IWL) 2026-2027 resmi diperkenalkan sebagai kompetisi sepak bola putri profesional yang akan berada di bawah pengelolaan I.League, menandai kembalinya kompetisi sepak bola putri nasional setelah tidak bergulir selama beberapa tahun.

Peluncuran kompetisi tersebut dilakukan di Jakarta pada Selasa, 11 Agustus 2026 dengan laga perdana dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026 yang mempertemukan Persija Jakarta menghadapi Persita Tangerang di Lapangan Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.

Musim pertama IWL akan diikuti enam klub yang berasal dari kawasan Jabodetabek, yakni Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa FC Banten, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC.

Penyelenggara menetapkan format triple round robin sehingga seluruh peserta akan saling berhadapan sebanyak tiga kali sepanjang musim kompetisi.

Seluruh pertandingan musim perdana akan digelar secara terpusat di Lapangan Soemantri Brodjonegoro sebagai bagian dari skema penyelenggaraan yang disiapkan untuk menjaga efektivitas operasional kompetisi.

Selain menghadirkan pertandingan sepak bola putri, IWL juga akan mengusung konsep sport festival yang memadukan pertandingan dengan berbagai aktivitas pendukung untuk penonton dan masyarakat di sekitar venue.

"Kami menerapkan konsep sport festival yang menggabungkan pertandingan putri dengan beberapa modifikasi menarik. Sistem drafting pemain juga telah kami lakukan untuk memastikan pemerataan kekuatan di antara enam tim peserta, sehingga kompetisi berjalan kompetitif sejak hari pertama," ujar CEO IWL, Teddy Tjahjono.

Demi mendukung jalannya kompetisi, I.League menyiapkan skema subsidi bagi klub peserta sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan operasional tim selama musim berlangsung.

"Kami di I.League berkomitmen penuh memastikan IWL berjalan profesional. Kami telah menyiapkan skema subsidi yang proporsional agar klub peserta dapat mengarungi kompetisi dengan sehat secara finansial," kata Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa kehadiran liga putri merupakan bagian dari rencana jangka panjang federasi dalam membangun ekosistem sepak bola putri nasional secara berkelanjutan.

"Sepak bola wanita tidak pernah dinomorduakan oleh kepengurusan PSSI saat ini. Kita tidak ingin liga ini lahir hanya untuk pencitraan lalu mati di kemudian hari. Ini adalah komitmen jangka panjang, dibangun dengan kalkulasi matang agar ekosistem dan klub peserta bisa terus berkelanjutan," tegas Erick Thohir.

Komisaris PT Liga Indonesia Putri sekaligus anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyebut kehadiran kembali kompetisi putri menjadi momentum yang dinantikan oleh para pemain sepak bola putri dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kami punya kerinduan yang sangat besar untuk menyelenggarakan Liga Putri secara konsisten. Pemain kita di seluruh Nusantara kini sedang bersukacita; mentalitas dan keterampilan mereka akan terus diasah untuk menjadi pilar Timnas masa depan," ujar Vivin. (M Hafid)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic