lifestyle

Shin Tae-yong Berambisi Bawa Timnas Indonesia U-23 ke Olimpiade 2024

Penulis Rangga Bijak Aditya
Feb 07, 2024
Shin Tae-yong bersama para pemainnya. (Foto: Instagram Shin Tae-yong)
Shin Tae-yong bersama para pemainnya. (Foto: Instagram Shin Tae-yong)

ThePhrase.id - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong disebutkan berambisi membawa Timnas Indonesia U-23 ke Olimpiade 2024 dengan cara lolos lebih dulu ke babak semifinal Piala Asia U-23 2024 di Qatar.

Finalis, tim peringkat ketiga, plus posisi keempat, jika menang atas wakil Afrika di babak play-off, akan menjadi wakil Asia di Olimpiade Paris, Prancis, pada 2024.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga membeberkan Shin Tae-yong memasang target untuk menembus babak semifinal Piala Asia U-23 2024 demi satu tempat di Olimpiade 2024.

Padahal, PSSI hanya meminta Shin Tae-yong untuk meloloskan Tim Merah Putih ke babak delapan besar. Artinya, Timnas Indonesia U-23 butuh melaju satu tahap dari penyisihan grup.

"Shin Tae-yong yang sebutkan hal itu. Dia yang minta itu. Kami targetkan delapan besar Piala Asia U-23 2024," ungkap Arya.

Shin Tae yong Berambisi Bawa Timnas Indonesia U 23 ke Olimpiade 2024
Untuk pertama kalinya, Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia. (Foto: Instagram PSSI)

"Kalau juara, masih jauh. Tetapi, tidak apa-apa. Kalaupun hanya 8 besar Piala Asia U-23 2024, kami sudah mengatakan bahwa target Shin Tae-yong tercapai," tegasnya.

Timnas Indonesia U-23 berada di Grup A Piala Asia U-23 2024. Tim Merah Putih bakal menghadapi Timnas Qatar U-23, Timnas Australia U-23, dan Timnas Yordania U-23.

Akan tetapi, Shin Tae-yong bisa saja mendapatkan rintangan untuk mewujudkan target tersebut. Timnas Indonesia U-23 belum pasti diperkuat para pemain terbaiknya.

Pasalnya, Piala Asia U-23 2024 yang diselenggarakan pada 15 April-3 Mei 2024 tidak masuk kalender FIFA sehingga klub-klub boleh menahan pemainnya dari panggilan Timnas Indonesia U-23.

"Shin Tae-yong sudah tahu bahwa Piala Asia U-23 itu memang bukan agenda FIFA. Dia sudah tahu konsekuensinya bahwa turnamen itu bukan agenda FIFA," tutup Arya. (Rangga)

 
Related News

Popular News

 

News Topic