e-biz

Siap Digelar Oktober, ISEF Gandeng HEI Perkuat Ekosistem Halal Indonesia

Penulis Firda Ayu
Sep 27, 2023
Konferensi Pers ISEF dan HEI 2023 (26/09) (Foto: ThePhrase.id/Syifaa)
Konferensi Pers ISEF dan HEI 2023 (26/09) (Foto: ThePhrase.id/Syifaa)

ThePhrase.id - Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-10 akan kembali digelar pada 25 - 29 Oktober 2023 di Jakarta Convention Center (JCC). Tahun ini, ISEF berkolaborasi dengan Halal Expo Indonesia (HEI) menjadi pameran B2B sekaligus B2C terbesar di Indonesia.

Gelaran ISEF 2023 mengusung tema Accelerating Sharia Economy and Finance Through Digitalization For Inclusive and Sustainable Growth dan akan menghadirkan sebanyak 793 exhibitor dari Indonesia serta 20 negara sahabat.

ISEF tahun ini akan dimeriahkan dengan 62 rangkaian agenda seminar, talkshow, dan berbagai event lain yang melibatkan 22 Kementerian/Lembaga, 37 asosiasi, 1.003 pelaku industri dan 46 mitra internasional dengan target 40.000 pengunjung.

Berbagai program acara, seperti International Conference, Business Matchmaking, Business Forum, dan special event lainnya akan digelar guna mendorong percepatan pengembangan produk halal dan semakin menarik perhatian audience serta potential buyers untuk berpartisipasi dalam ISEF 2023.

Berdasarkan Global Islamic Economy Indicator 2022, Indonesia menempati peringkat keempat ekonomi syariah terbesar setelah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA). 

Siap Digelar Oktober  ISEF Gandeng HEI Perkuat Ekosistem Halal Indonesia
Konferensi Pers ISEF dan HEI 2023 (26/09) (Foto: ThePhrase.id/Syifaa)

Indonesia juga menyabet urutan kedua untuk kategori makanan halal, peringkat ketiga untuk fesyen muslim, peringkat keenam untuk keuangan syariah, dan peringkat kesembilan untuk farmasi dan kosmetik halal.

"Kolaborasi ISEF dengan HEI diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah demi mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat halal dunia 2024," ujar Wahyu Purnama, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia pada konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Selasa (26/09/2023)

Bank Indonesia senantiasa berupaya memperluas jaringan dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem halal value chain. Salah satunya HEI yang bermitra strategis dengan Komunitas Pengusaha Muslim indonesia (KPMI) akan memfasilitasi program business matching dalam gelaran ISEF 2023.

Pada gelaran ISEF 2023 juga akan ada beberapa special events, diantaranya Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) yang melibatkan desainer internasional untuk dapat meningkatkan skala dan Indonesia menjadi acuan modest fesyen dunia. Adapula ajang International Halal Chef Competition (IN2HCC) sebagai event pertama di dunia. 

Selain itu, terdapat sembilan event internasional yang diselenggarakan bersama IFSB, IsDB, IIFM dan IILM dalam rangka memperkuat posisi Indonesia sebagai international halal hub. 

Melalui kolaborasi HEI dan ISEF 2023, Aryo Wibisono selaku CEO PT. Halal Expo Indonesia mengungkap akan memfasilitasi para pelaku usaha untuk bisa mengekspor produknya ke sejumlah negara yang saat ini menjadi mitra kerja sama, terutama sejumlah negara di Timur Tengah, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan negara lainnya.

"Bagi pelaku usaha yang ingin bermitra dengan produsen dari luar, juga terbuka kesempatan. Karena ajang HEI ini turut dihadirkan paviliun dari negara sahabat yang ingin ekspansi ke Indonesia dan membutuhkan mitra lokal," ujar Aryo.

Aryo menambahkan, HEI telah menjadi mitra dengan beberapa International Halal Expo dan Halal Authority seperti Saudi International Halal Expo, Halal Expo Nigeria, Halal Expo London, Malaysia International Halal Showcase (MIHAS), Korea Halal Authority, Halal Control Germany, Vietnam Halal Center, Japan Halal Certification Promotion Organization, Cape Malay Consultant, dan lainnya.

Melalui gelaran ini,  KPMI juga akan menggelar program Export Academy dan bekerja sama dengan Nudira Learning Center, Aspenku.com, hingga Hibbu Creative House untuk meningkatkan skalasi bisnis para pelaku UKM menuju pasar global. [fa]

 
Related News

Popular News

 

News Topic