
Thephrase.id - Tonggak baru kembali ditorehkan Lionel Messi setelah penyerang asal Argentina itu menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mencapai 900 gol di level tertinggi. Rekor ini diraih lewat satu gol yang ia cetak saat Inter Miami CF menghadapi Nashville SC di Geodis Park pada Rabu, 18 Maret 2026.
Gol bersejarah tersebut lahir hanya tujuh menit sejak kick-off pada leg kedua babak 16 besar CONCACAF, Champions Cup, menegaskan ketajaman Messi yang tetap terjaga meski telah memasuki usia 38 tahun.
Sejak bergabung dengan Inter Miami pada Juni 2023, Messi mencatatkan 81 gol dari 92 penampilan dan berperan dalam keberhasilan klub meraih trofi Leagues Cup serta MLS Cup.
Karier panjang Messi juga dipenuhi torehan gol bersama Barcelona, Paris Saint-Germain (PSG), dan Timnas Argentina, dengan total delapan gelar Ballon d'Or yang memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Perjalanan mencetak gol Messi dimulai sejak usia muda ketika ia menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Barcelona pada usia 17 tahun 10 bulan tujuh hari, sebelum terus melaju tanpa henti di level tertinggi.
Gol pertamanya lahir hanya tiga menit setelah masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Samuel Eto'o dalam laga La Liga melawan Albacete Balompié pada Mei 2005.
Momen itu menjadi awal dari 672 gol yang ia ciptakan dalam 778 penampilan selama 17 tahun bersama Barcelona, sekaligus mengantar klub meraih 10 gelar La Liga, tujuh Copa del Rey, empat Liga Champions, serta sejumlah trofi lainnya.
Setelah meninggalkan Barcelona pada 2021, Messi melanjutkan karier di PSG selama dua musim dengan torehan 32 gol dari 75 pertandingan, dalam lini depan yang juga diisi Neymar Jr dan Kylian Mbappe.
Kontraknya di Paris berakhir pada musim 2022-2023, tak lama setelah ia membawa Timnas Argentina menjuarai FIFA World Cup 2022, sebelum akhirnya bergabung dengan Inter Miami yang dimiliki salah satunya oleh David Beckham.
Di level internasional, Messi telah mengoleksi 196 penampilan bersama Argentina dengan total 115 gol, memperkuat statusnya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim nasional tersebut.
Dari total 900 gol yang dicapai, mayoritas dicetak menggunakan kaki kiri dengan 755 gol, disusul 111 gol dengan kaki kanan, 30 sundulan, serta empat gol lain melalui situasi berbeda, sementara 724 gol lahir dari dalam kotak penalti dan 176 dari luar area.
Messi juga mencatatkan 112 gol dari titik penalti dan 70 gol melalui tendangan bebas, dengan sejumlah klub seperti Sevilla, Athletic Bilbap, Atlético Madrid, Valencia, Real Madrid, dan Levante menjadi lawan yang paling sering ia bobol.
Pencapaian ini menempatkan Messi sejajar dengan rival lamanya, Cristiano Ronaldo, yang lebih dulu menembus 900 gol pada 2024 dan kini telah mengoleksi total 959 gol sepanjang kariernya.
Dalam sejarah sepak bola pria, hanya Messi dan Ronaldo yang mampu menembus angka 900 gol, melampaui catatan sejumlah legenda seperti Pelé dan Romário berdasarkan perhitungan gol resmi.
"Saya hanya penonton yang beruntung, tidak lebih, tidak kurang. Saya tidak banyak berkontribusi dalam gol-golnya, baik dengan assist maupun sekarang sebagai pelatih," tegas pelatih Inter Miami, Javier Mascherano dilansir BBC.
"Saya beruntung bisa menyaksikan sebagian besar golnya dari dekat, dan itu adalah sebuah privilese. Angka yang kita bicarakan, 900, benar-benar luar biasa, dan itulah mengapa Leo adalah sosok yang berbeda," lanjutnya.