trending

Sidak ke Bogor, Kepala BGN Sudaryono Akan Tutup Dapur MBG Tak Sesuai Standar

Penulis Ahmad Haidir
Jul 24, 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono sidak ke SDN Bantarjati 9, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). ANTARA/HO
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono sidak ke SDN Bantarjati 9, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). ANTARA/HO

Thephrase.id – Setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) Program MBG di SDN Bantarjati 9, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7). Ia menegaskan akan menutup dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak mampu memenuhi standar setelah diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan.    

"Kita sisir mana yang memang kurang, kita suruh perbaiki segera. Kalau enggak bisa disuruh perbaiki, enggak bisa, kita tutup. Jadi kita juga tegas, tapi di sisi lain kita juga apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan kawan-kawan semuanya," kata Sudaryono, melansir Antara.

Ia mengatakan sidak dilakukan untuk memastikan kualitas penyelenggaraan MBG berjalan sesuai standar sekaligus membuka ruang bagi berbagai masukan dari sekolah, penyedia dapur, maupun masyarakat.    

Evaluasi tidak hanya menyangkut kebersihan dapur, tetapi juga menu makanan, penyajian, hingga tingkat penerimaan siswa terhadap makanan yang disediakan.    

"Apakah itu dari sisi dapurnya, dari sisi menunya, dari sisi kesukaan anak-anaknya, sejauh ini pantauan oke. Kita mendengarkan saran, masukan, dan kritik," imbuhnya.

BGN, lanjutnya, akan memperkuat edukasi gizi di sekolah melalui penambahan materi yang disampaikan kepada siswa. Edukasi tersebut meliputi pentingnya mencuci tangan sebelum makan, memahami kandungan gizi makanan, hingga membiasakan konsumsi sayuran sejak dini.    

Ia menegaskan Program MBG tidak semata-mata bertujuan menyediakan makanan gratis, tetapi membangun kebiasaan konsumsi pangan bergizi bagi anak-anak.

"Ini bukan makan enak gratis, bukan makan yang disukai gratis, tetapi makan bergizi gratis yang diusahakan enak dan porsinya sesuai," tandasnya.  

Sudaryono menyebutkan saat ini sekitar 27 ribu dapur MBG telah beroperasi di berbagai daerah di Indonesia dan sebagian besar menjalankan tugasnya dengan baik. BGN akan terus melakukan pengawasan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan dinas pendidikan agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal.  

Kepala SDN Bantarjati 9 Kota Bogor Sugiartini mengatakan Program MBG membawa perubahan positif terhadap kebiasaan siswa di sekolahnya.

"Anak-anak sangat antusias. Yang biasanya tidak sarapan sekarang menjadi sarapan, yang tadinya tidak suka sayur sekarang menjadi suka. Alhamdulillah hampir setiap anak makan MBG dan hampir semuanya habis," katanya.  

Ia berharap kunjungan Kepala BGN dapat mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan MBG sekaligus menjadi perhatian pemerintah terhadap kebutuhan revitalisasi bangunan sekolah.

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic