trending

Sinkhole di Sumatra Barat, BPBD: Tanah Terus Bergerak

Penulis Firda Ayu
Jan 06, 2026
Fenomena sinkhole yang terjadi di tengah ruas jalan raya Jalan Selingkar Wilis, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (27/2/2025). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
Fenomena sinkhole yang terjadi di tengah ruas jalan raya Jalan Selingkar Wilis, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (27/2/2025). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

ThePhrase.id – Fenomena amblasan atau sinkhole dengan diameter yang cukup besar muncul di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat. Lubang tersebut diketahui memiliki panjang 10 meter, lebar 7 meter, dengan kedalaman mencapai 5,7 meter. 

Ahli Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi, Ade Edward, menjelaskan bahwa fenomena ini sering terjadi terutama di daerah bukit kapur seperti di Nagari Situjuah Batua. 

"Jadi, ini bukan fenomena baru di Situjuah. Masyarakat lokal kerap menyebutnya dengan istilah Sawah Luluih," ujar Ade, melansir Antara, Selasa (6/1/2026).

Ade menjelaskan bahwa daerah Nagari Situjuah Batua merupakan kawasan batu kapur, namun tertutup oleh material erupsi Gunung Sago sehingga tidak terlihat jelas. Material erupsi tersebut menjadikan kawasan Nagari Situjuah Batua subur dan kerap dijadikan masyarakat sebagai lahan pertanian. 

Kawasan batu kapur sendiri bersifat mudah larut jika terkena air hujan, sehingga terjadi retakan yang pada akhirnya menciptakan lubang besar atau disebut juga dengan fenomena sinkhole.

Lebih lanjut, Ade juga menjelaskan bahwa sinkhole yang tiba-tiba muncul di permukaan tanah tidak hanya terjadi di Nagari Situjuah Batua. Fenomena serupa sebelumnya juga pernah terjadi di daerah Kamang, Kabupaten Agam yang merupakan kawasan batuan kapur.

Area di sekitar sinkhole disebut Ade dapat membahayakan keselamatan masyarakat karena biasanya terdapat sungai bawah tanah di sekitar lokasi terjadinya sinkhole. Oleh karena itu,  ia menyarankan agar pemerintah daerah atau masyarakat segera menutup atau menimbun lubang tersebut dengan material tanah, pasir, batu hingga dilakukan pengecoran demi mencegah kecelakaan.

Sementara itu pada kesempatan terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menjelaskan bahwa hingga kini pergerakan tanah terus terjadi di area sinkhole tersebut.

Untuk memastikan keamanan masyarakat sekitar, pemasangan garis polisi juga dilakukan di area sekitar sinkhole.

"Kami terus mengimbau masyarakat untuk menjaga dan mematuhi peraturan, terutama tidak melewati garis polisi di sekitar tanah yang berlubang," imbau dia. [fa]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic