trending

Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Indonesia Tunda Keberangkatan Umrah

Penulis Nadira Sekar
Mar 03, 2026
Foto: Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak (dok. Kemenhaj)
Foto: Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak (dok. Kemenhaj)

ThePhrase.id - Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat yang dijadwalkan berangkat umrah dalam waktu dekat untuk menunda perjalanan seiring meningkatnya eskalasi situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa imbauan tersebut merupakan langkah preventif guna meminimalkan potensi risiko terhadap keselamatan jemaah.

Menurutnya, keputusan ini diambil setelah pemerintah mencermati perkembangan kondisi keamanan di kawasan yang dinilai semakin dinamis dan tidak menentu.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Wamenhaj di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Pemerintah juga meminta jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi serta keluarga di Tanah Air untuk tetap tenang dan tidak panik. Kementerian Haji dan Umrah RI bersama Kementerian Luar Negeri RI terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) guna memastikan penanganan jemaah berjalan optimal.

Bagi jemaah yang mengalami penundaan kepulangan, pemerintah memastikan ketersediaan fasilitas akomodasi yang aman dan layak, termasuk penempatan di hotel maupun lokasi lain yang telah disiapkan. 

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah meminta publik merujuk pada kanal resmi guna menghindari penyebaran informasi yang berpotensi menimbulkan kepanikan.

Terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini seluruh persiapan tetap berjalan sesuai rencana dan belum terdampak oleh situasi yang berkembang.

“Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jemaah,” tutup Dahnil.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan informasi terbaru sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh jemaah Indonesia, baik yang akan berangkat maupun yang tengah berada di Arab Saudi. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic