
ThePhrase.id - Serial animasi SpongeBob SquarePants dikabarkan tak lagi tayang di GTV per awal September 2026, setelah lebih dari 20 tahun menghiasi layar kaca Indonesia.
Kabar yang cukup mengejutkan bagi para penggemar SpongeBob di Indonesia itu mencuat setelah serial animasi populer tersebut tidak lagi muncul dalam jadwal tayangan reguler GTV sejak awal September 2026.
Diketahui, slot yang biasanya ditempati karakter spons kuning asal Bikini Bottom tersebut kini digantikan sejumlah program animasi lain seperti Kiko, Pada Zaman Dahulu, dan Entong.
Belum diketahui secara pasti alasan perubahan tersebut. Salah satu dugaan yang muncul ialah berakhirnya masa berlaku lisensi atau hak siar. Namun, dugaan itu belum mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait.
SpongeBob pertama kali hadir di Global TV, yang kini dikenal sebagai GTV pada 1 Februari 2006. Sebelumnya, serial produksi Nickelodeon itu telah lebih dahulu hadir di televisi Indonesia melalui Lativi sejak 2004, yang kini menjadi tvOne.
Popularitas SpongeBob di Indonesia bukan sekadar soal rating, karakter ini juga memiliki sejarah panjang dengan ajang Nickelodeon Indonesia Kids’ Choice Awards, yang diproduksi dan disiarkan Global TV sejak 2008.
Dalam ajang tersebut, SpongeBob SquarePants tercatat memenangkan kategori “Kartun Favorit” berkali-kali, yakni pada 2008, 2009, 2012, dan 2014. SpongeBob juga menjadi salah satu ikon yang sangat lekat dengan penyelenggaraan Kids’ Choice Awards di Indonesia.
Meski demikian, hilangnya SpongeBob dari GTV tidak berarti serial tersebut berakhir. Produksi SpongeBob SquarePants sendiri masih berlanjut dan karakter tersebut tetap menjadi salah satu waralaba animasi terbesar Nickelodeon.
Bagi banyak penonton Indonesia, berakhirnya penayangan SpongeBob di GTV bukan sekadar pergantian program, karena selama hampir dua dekade, SpongeBob telah menjadi bagian dari rutinitas dan nostalgia masa kecil lintas generasi.
Adapun hingga Jumat, 4 September 2026, belum ada pernyataan resmi dari GTV yang mengonfirmasi bahwa penayangan SpongeBob telah dihentikan secara permanen maupun menjelaskan alasan di balik perubahan tersebut. (Rangga)