sportPiala Dunia 2026

Strategi Kontroversial Neymar Supaya Bisa Bermain di Piala Dunia 2026, Ogah Bertandang demi Menghindari Risiko Cedera

Penulis Ahmad Haidir
Mar 30, 2026
Keputusan berbeda diambil Neymar dengan membatasi penampilannya bersama Santos hanya pada laga kandang. Foto Instagram Neymar.
Keputusan berbeda diambil Neymar dengan membatasi penampilannya bersama Santos hanya pada laga kandang. Foto Instagram Neymar.

Thephrase.id - Keputusan berbeda diambil Neymar dengan membatasi penampilannya bersama Santos hanya pada laga kandang di Vila Belmiro, suatu langkah yang kontroversial karena dilakukan di tengah persaingan menuju Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Alih-alih mengikuti seluruh jadwal pertandingan, pemain bernomor punggung 10 itu memilih pendekatan selektif dengan alasan menjaga kondisi tubuh setelah rangkaian cedera yang dialaminya sepanjang tahun sebelumnya.

Riwayat cedera yang berujung pada tindakan operasi lutut kiri menjadi latar belakang utama di balik strategi tersebut, sehingga ia berupaya menghindari risiko kambuh yang dapat mengganggu peluangnya tampil di turnamen besar.

Pilihan ini kemudian dikaitkan dengan agenda penting Timnas Brasil karena pelatih Carlo Ancelotti dijadwalkan segera menentukan daftar pemain dalam waktu dekat dengan margin waktu yang semakin sempit.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, nama Neymar tidak masuk dalam skuad saat Santos menjalani laga tandang, termasuk saat menghadapi Mirassol dan Cruzeiro, dengan penjelasan terkait kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.

Santos menyebut keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya pengelolaan beban pemain, terutama setelah menjalani perawatan khusus untuk mempercepat proses pemulihan.

Situasi ini memunculkan perbedaan pandangan karena kebutuhan akan ritme pertandingan dianggap penting, sementara intensitas bermain Neymar justru dikurangi dalam periode krusial.

Perbandingan dengan masa akhir karier Romario sempat muncul dalam perbincangan, meskipun konteks keduanya berbeda mengingat Neymar masih menargetkan tempat di level tertinggi.

Pertanyaan mengenai kesiapan fisik pun berkembang, terutama terkait kemampuan menjalani jadwal padat jika saat ini belum tampil secara berkelanjutan dalam beberapa pekan.

Kontroversi bertambah setelah absennya Neymar dalam salah satu laga tidak lebih dulu diketahui Federasi Sepak Bola Brasil, sehingga tim pelatih kehilangan kesempatan melakukan pemantauan langsung.

Di luar lapangan, respons publik terpecah antara dukungan terhadap upaya pemulihan pemain dan keraguan terhadap efektivitas pendekatan yang diambil.

Dukungan terhadap kembalinya Neymar juga terlihat dalam laga uji coba internasional di Boston saat Timnas Brasil menghadapi Timnas Prancis, ketika suporter tetap menyuarakan namanya sepanjang pertandingan.

Ancelotti tetap berpegang pada kriteria seleksi yang menekankan kebugaran serta keterlibatan dalam siklus Selecao, dengan menjadikan kondisi fisik sebagai faktor utama.

Dalam kondisi tersebut, Neymar yang kini memasuki usia 34 tahun masih menjalani proses latihan dan pemulihan dengan target mengembalikan performa terbaiknya agar dapat kembali masuk dalam rencana Timnas Brasil.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic