sport

Striker Liga Spanyol Meninggal Dunia pada Usia 30 Tahun Setelah Diterjang Kiper Lawan

Penulis Ahmad Haidir
Nov 04, 2026
Penyerang Tenerife, Jesús de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun. Foto Istimewa.
Penyerang Tenerife, Jesús de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun. Foto Istimewa.

Thephrase.id - Penyerang Tenerife, Jesús de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun setelah mengalami benturan keras dengan kiper Andorra, Jesús Owono, dalam pertandingan kasta kedua Liga Spanyol.

Tenerife mengonfirmasi kabar duka tersebut pada Selasa, 3 November 2026, setelah De Miguel sempat menjalani perawatan intensif akibat mengalami henti jantung dan pernapasan dalam insiden yang terjadi sehari sebelumnya.

Peristiwa naas itu berlangsung ketika Tenerife menjamu Andorra dalam lanjutan kompetisi divisi kedua Liga Spanyol, yang jadwalnya sempat diundur selama 24 jam karena ancaman hujan deras di wilayah kepulauan tersebut.

Benturan terjadi pada menit ke-96 atau masa tambahan waktu babak kedua ketika kedua tim bermain imbang 2-2, setelah De Miguel berusaha mengejar bola panjang yang diarahkan ke wilayah pertahanan Andorra.

Owono yang meninggalkan gawangnya untuk menghalau bola justru bertabrakan dengan De Miguel di sekitar lingkaran tengah lapangan, sehingga penyerang Tenerife tersebut terkapar dan tidak sadarkan diri.

Wasit Manuel Ángel Pérez Hernández langsung mengusir Owono dengan kartu merah, sementara para pemain dari kedua kesebelasan meminta tim medis segera memberikan pertolongan kepada De Miguel.

Pertandingan akhirnya dihentikan secara resmi pada menit ke-108, setelah tim medis berhasil memulihkan denyut nadi De Miguel di dalam ambulans sebelum membawanya ke Hospital Universitario de Nuestra Señora de Candelaria di Santa Cruz.

Tenerife sempat menyampaikan bahwa kondisi De Miguel relatif stabil dan mampu bernapas tanpa bantuan alat, tetapi ia masih tidak sadarkan diri serta berada dalam kondisi kritis sebelum mengalami penurunan kondisi neurologis pada pukul 05.00 waktu setempat.

Tiga jam setelah perkembangan tersebut, tepatnya pukul 08.00, De Miguel dinyatakan meninggal dunia, dengan Tenerife mengumumkan kabar duka itu melalui pernyataan resmi yang dirilis pada pukul 09.31.

"CD Tenerife mengumumkan kepergian Jesús de Miguel Alameda yang tragis pada Selasa, 3 November 2026, pukul 08.00. Klub ini hancur diliputi kesedihan, dengan tenggorokan tercekat dan tidak mampu memercayai kenyataan ini. Kami mendampingi keluarga, orang-orang terdekat, serta seluruh pihak yang terkait dengan Tenerife yang berduka atas akhir yang begitu menyakitkan ini. Tidak ada kata-kata yang mampu memberikan penghiburan," demikian pernyataan klub.

Gerard Pique, mantan bek Barcelona sekaligus pemegang saham mayoritas Andorra, turut menyampaikan belasungkawa melalui media sosial dengan menuliskan, "Saya turut berduka sedalam-dalamnya. Beristirahatlah dengan tenang, Jesús."

Andorra juga menyampaikan belasungkawa paling tulus kepada keluarga, rekan setim, dan seluruh pihak Tenerife, sementara Barcelona menyatakan, "Pikiran dan dukungan kami bersama keluarga, teman-teman, dan orang-orang terdekatnya dalam masa sulit ini."

Real Madrid turut memberikan penghormatan kepada De Miguel dengan menyampaikan, "Kami menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada keluarga, rekan-rekan setim, klubnya, serta seluruh orang terdekatnya."

Sepanjang kariernya, De Miguel lebih banyak bermain di kasta ketiga sepak bola Spanyol dengan memperkuat Leganes B, Inter Madrid, Fuenlabrada, Navalcarnero, Unionistas de Salamanca, dan Castellon sebelum bergabung dengan Tenerife pada 2025.

Namanya sempat menjadi perhatian ketika memperkuat Castellon dan tampil sebagai pencetak gol terbanyak klub tersebut dalam perjalanan promosi ke divisi kedua Liga Spanyol pada 2024. Sedangkan Federasi Sepak Bola Spanyol memutuskan menunda seluruh pertandingan Copa del Rey dan Copa de la Reina yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa sebagai bentuk penghormatan atas kepergiannya.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic