politics

Survei indEX: Prabowo-Gibran Berpeluang Menang Satu Putaran

Penulis Rangga Bijak Aditya
Nov 09, 2023
Pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/prabowo)
Pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/prabowo)

ThePhrase.id - Hasil survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research tunjukkan pasangan bakal calon presiden (capres) dan bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berpeluang menang satu putaran dengan elektabilitas mencapai 50,4%.

“Pasangan Prabowo-Gibran berpeluang menang satu putaran dalam Pilpres 2024, dengan meraih elektabilitas lebih dari 50 persen,” ucap Direktur Eksekutif indEX Research, Vivin Sri Wahyu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (8/11) dikutip Antaranews.

Pasangan capres-cawapres usungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu unggul dari pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang meraih elektabilitas 26,0% dan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 16,8%.

Sementara responden yang memilih tidak tahu atau tidak jawab (TT/TJ) sebesar 6,8%.

Dengan capaian elektabilitas di atas 50%, Vivin menyatakan Pilpres 2024 berpeluang hanya berlangsung satu putaran.

Majunya Gibran menjadi cawapres pendamping Prabowo memberikan energi luar biasa terhadap pasangan Prabowo-Gibran dan mendongkrak elektabilitasnya dalam simulasi tiga pasangan capres-cawapres.

“Pendukung capres lain dalam survei-survei sebelumnya beralih ke Prabowo-Gibran,” imbuh Vivin.

Gerindra Ungguli PDI Perjuangan

Survei indEX  Prabowo Gibran Berpeluang Menang Satu Putaran
Hasil survei indEX research elektabilitas partai politik, Rabu (8/11/23). (Foto: indEX)

Hasil temuan survei elektabilitas partai politik menunjukkan Partai Gerindra tempati posisi teratas dengan raihan 16,7%, unggul tipis dari PDI Perjuangan yang meraih elektabilitas 16,3%.

Menurut Vivin, keunggulan Partai Gerindra dari PDIP ada hubungannya dengan coattail effect, hasil yang diraih karena terlibatnya tokoh penting atau tersohor dalam partai tersebut, yaitu Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai bakal capres. 

“Gerindra menikmati coattail effect dari pencapresan Prabowo, hingga akhirnya berhasil menyalip PDIP dan berada pada posisi unggul,” pungkas Vivin.

Merosotnya kekuatan PDIP dengan bakal capres usungannya yaitu Ganjar Pranowo juga terjadi karena adanya indikasi pergeseran arah dukungan Presiden RI Joko Widodo.

Jokowi yang awalnya tampak condong mendukung Ganjar, akhir-akhir ini terlihat meng-endorse Prabowo. Karena itu, elektabilitas Prabowo bergerak naik dan diikuti dengan meningkatnya dukungan terhadap Partai Gerindra sebagai pengusung utamanya. (Rangga)

Tags Terkait

 
Related News

Popular News

 

News Topic