politics

Survei Indikator: Prabowo-Gibran Unggul, PDIP Bergantung pada Jokowi

Penulis Rangga Bijak Aditya
Oct 28, 2023
Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/prabowo)
Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram/prabowo)

ThePhrase.id - Hasil survei yang dilakukan Indikator menunjukkan pasangan capres-cawapres usungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul dari pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Survei elektabilitas pada simulasi tiga pasangan capres-cawapres memperlihatkan Prabowo-Gibran memperoleh suara sebanyak 36,1%, diikuti Ganjar-Mahfud sebesar 33,7%, dan Anies-Muhaimin di bawahnya dengan 23,7%.

“Suara Pak Prabowo ketika bergandengan dengan Gibran agak turun (dari simulasi individual). Dari 37 (persen) ke 36,1 persen,” ucap peneliti utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Kamis (26/10). 

Hasil survei juga menunjukkan suara yang diperoleh Ganjar ketika simulasi capres secara individual mencapai 34,8%, ketika dipasangkan dengan Mahfud turun ke 33,7% berpindah ke tidak tahu/tidak jawab.

Survei Indikator  Prabowo Gibran Unggul  PDIP Bergantung pada Jokowi
Hasil survei Indikator: Simulasi 3 Pasangan. (Foto: Tangkapan layar YouTube/Indikator Politik Indonesia)

Ada pula temuan migrasi pendukung Prabowo yang berpindah ke Anies ketika Prabowo dipasangkan dengan cawapresnya yakni Gibran Rakabuming Raka.

“Ada sebagian pendukung Pak Prabowo lama yang pindah ke Anies, makanya suara Anies-Muhaimin nambah jadi 23,7 persen. Lebih besar dibanding kalau suara Anies maju secara individual,” papar Burhanuddin.

PDIP Bergantung dengan Sosok Jokowi

Hasil survei indikator juga menemukan  elektabilitas PDI Perjuangan yang bergantung pada sosok Presiden RI Joko Widodo.

“Ini menarik lagi nih PDIP. 23,9 (persen memilih PDIP) karena suka dengan Pak Jokowi. Jadi magnet PDIP di sini mengapa memilih PDIP (karena) Pak Jokowi ini kuat,” ucap peneliti utama Indikator Hendro Prasetyo pada kesempatan yang sama.

Alasan memilih karena sosok Jokowi lebih kuat jika bandingkan dengan alasan memilih karena suka dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang hanya sebesar 2,2 %.

Survei Indikator  Prabowo Gibran Unggul  PDIP Bergantung pada Jokowi
Presiden RI Joko Widodo saat kunjungan kerja ke Pasar Minggu, Kota Bengkulu (21/7/23). (Foto: Instagram/jokowi)

Burhanuddin menambahkan, elektabilitas PDIP yang bergantung pada sosok Jokowi menjadi hal menarik karena belakangan ini hubungan Jokowi dengan PDI Perjuangan dianggap sedang tidak baik-baik saja.

Hal tersebut kemungkinan yang menjadi penyebab PDI Perjuangn belum mengambil langkah tegas terhadap kadernya, Gibran Rakabuming Raka yang juga merupakan putra sulung Presiden Jokowi, saat ini sudah resmi mendaftar cawapres dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dampingi Prabowo Subianto.

“Apakah misalnya treatment PDI Perjuangan yang dianggap terlalu lunak kepada Gibran yang maju melalui koalisi partai lain karena PDI Perjuangan sadar bahwa peran Pak Jokowi dalam menggendong PDI Perjuangan itu penting, terutama jelang Pemilu 2024,” tukas Burhanuddin.

“Jadi kalau misalnya dikeluarkan dari PDI Perjuangan, khawatir suara PDI Perjuangan anjlok,” tandasnya. (Rangga)

 
Related News

Popular News

 

News Topic