sportF1

Tak Lagi Nikmati F1 Setelah Perubahan Regulasi Ekstrem, Max Verstappen Pertimbangkan Pensiun Dini

Penulis Ahmad Haidir
Mar 30, 2026
Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen, sudah tidak lagi menikmati balapan F1. Foto Instagram Max Verstappen.
Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen, sudah tidak lagi menikmati balapan F1. Foto Instagram Max Verstappen.

Thephrase.id - Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen, membuka kemungkinan untuk mengakhiri kariernya di Formula One lebih cepat dari kontraknya setelah mengaku tidak lagi menikmati balapan seusai finis kedelapan di GP Jepang pada Minggu, 29 Maret 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah akhir pekan yang sulit bagi Verstappen, yang kembali gagal menunjukkan performa maksimal dalam sesi kualifikasi hingga balapan.

Pembalap asal Belanda itu sebelumnya memang kerap mempertanyakan masa depannya di ajang balap tersebut, akan tetapi kali ini ia secara terbuka mengakui tengah mempertimbangkan untuk berhenti pada akhir musim 2026.

"Itulah yang saya maksud. Saya sedang memikirkan segalanya yang ada di paddock ini," tegas Verstappen.

"Secara pribadi saya sangat bahagia. Anda menjalani 24 balapan, kali ini 22, dan kemudian Anda mulai berpikir apakah ini sepadan atau lebih baik berada di rumah bersama keluarga dan bertemu teman ketika Anda tidak menikmati olahraga ini?" bebernya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan media Belanda, De Telegraaf, yang menyebut adanya kemungkinan keputusan besar dalam waktu dekat terkait masa depan Verstappen.

Laporan itu juga menyinggung periode jeda balapan yang terjadi akibat pembatalan sejumlah seri di Timur Tengah sebagai waktu krusial bagi sang pembalap untuk menentukan langkah selanjutnya.

Di Jepang, Verstappen tersingkir pada sesi Q2 sebelum akhirnya finis di posisi kedelapan, hasil yang kembali memperpanjang rangkaian performa kurang maksimalnya musim ini.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa ketidakpuasannya bukan semata-mata disebabkan oleh performa tim, melainkan lebih kepada regulasi baru yang sebelumnya ia kritik sebagai tidak mendukung esensi balapan.

"Saya bisa menerima finis di posisi ketujuh atau kedelapan karena saya tahu tidak mungkin selalu menang atau naik podium, tetapi ketika Anda tidak menikmati keseluruhan konsepnya, itu tidak terasa alami bagi seorang pembalap," tuturnya.

Tak Lagi Nikmati F1 Setelah Perubahan Regulasi Ekstrem  Max Verstappen Pertimbangkan Pensiun Dini
Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen, membuka kemungkinan untuk mengakhiri kariernya di Formula One lebih cepat. Foto Instagram Max Verstappen.

Ia juga menyebut bahwa gaya balapan saat ini terasa tidak menyenangkan untuk dijalani, meski dirinya tetap berusaha beradaptasi dengan situasi tersebut.

"Tentu saya mencoba beradaptasi, tetapi ini bukan cara balapan yang menyenangkan. Ini benar-benar bertentangan dengan esensi mengemudi, dan pada satu titik itu bukan lagi yang ingin saya lakukan," imbuhnya.

Meski peluang finansial tetap besar, Verstappen menegaskan bahwa uang bukan lagi faktor utama dalam menentukan masa depannya di dunia balap.

"Tentu Anda bisa melihat ini sebagai cara menghasilkan banyak uang, tetapi pada akhirnya ini bukan soal uang lagi karena ini selalu menjadi passion saya," ucap Verstappen.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya masih memiliki berbagai proyek lain di luar Formula 1 yang ingin dikembangkan, termasuk keterlibatan dalam balap GT3 serta rencana jangka panjang di ajang ketahanan seperti 24 Hours of Le Mans.

"Tidak berarti jika saya berhenti di sini saya tidak akan melakukan apa-apa, saya tetap akan menikmati banyak hal lain dalam hidup saya," ungkap Verstappen.

"Sedikit disayangkan kami harus membicarakan hal ini, tetapi memang seperti itu adanya, dan Anda tidak perlu merasa kasihan kepada saya karena saya akan baik-baik saja," tandas empat kali juara dunia Formula One tersebut. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic