sportMotoGP

Tanpa Sampanye, Penuh Makna: Veda Ega Cetak Sejarah jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Podium di Moto3

Penulis Rangga Bijak Aditya
Mar 24, 2026
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan tonggak penting dalam kariernya setelah mengamankan posisi ketiga pada seri Moto3 Brasil 2026. (Foto: Instagram Veda Ega)
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan tonggak penting dalam kariernya setelah mengamankan posisi ketiga pada seri Moto3 Brasil 2026. (Foto: Instagram Veda Ega)

ThePhrase.id - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan tonggak penting dalam kariernya setelah mengamankan posisi ketiga pada seri Moto3 Brasil 2026. Torehan ini sekaligus mencatatkan sejarah sebagai rider pertama dari Indonesia yang berhasil naik podium.

Pada balapan tersebut, Veda Ega menyelesaikan lomba di belakang Maximo Quiles yang keluar sebagai pemenang dan Marco Morelli yang menempati posisi kedua, dalam hasil yang langsung mengangkat namanya di kancah balap internasional.

"Ya, akhirnya saya bisa finis di tiga besar di grand prix kedua saya, ini merupakan pencapaian terbesar buat saya saat ini," tegas Veda Ega.

Pembalap berusia 17 tahun itu juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung perjalanannya hingga titik ini, mulai dari keluarga hingga masyarakat Indonesia yang terus mengikuti kiprahnya.

"Tentu saya ingin berterima kasih kepada semua warga Indonesia, para sponsor, serta keluarga yang menonton saya dari Indonesia, terima kasih banyak, luar biasa," lanjutnya.

Hasil di Brasil menjadi kelanjutan dari performa konsisten yang sudah ia tunjukkan sejak awal musim, setelah sebelumnya finis kelima pada seri pembuka di Moto3 Thailand 2026.

Perolehan tersebut turut mengangkat posisinya ke papan atas klasemen sementara, di mana Veda Ega kini menempati peringkat ketiga dengan total 27 poin dari dua seri yang telah dijalani.

Di atasnya, Quiles memimpin klasemen dengan 45 poin, sementara Morelli berada di posisi kedua dengan selisih tipis setelah mengumpulkan 28 poin.

Tanpa Sampanye  Penuh Makna  Veda Ega Cetak Sejarah jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Podium di Moto3
Veda Ega kini menempati peringkat ketiga klasemen Moto3. (Foto: Instagram MotoGP)

Momen podium di Brasil juga menghadirkan perhatian tersendiri ketika Veda Ega memilih tidak terlibat dalam tradisi selebrasi sampanye yang lazim dilakukan oleh para pembalap.

Saat dua pembalap lain bersiap membuka botol setelah lagu kebangsaan dikumandangkan, Veda Ega mengambil posisi di sisi podium dan hanya menyaksikan tanpa ikut serta dalam prosesi tersebut.

Sikap itu berkaitan dengan keyakinan yang dianutnya, dan keputusan tersebut juga dihormati oleh Quiles serta Morelli yang tidak menyemprotkan sampanye ke arahnya.

Setelah rangkaian selebrasi selesai, Veda Ega kembali bergabung di podium dan mengikuti toast menggunakan minuman non-alkohol sebelum menjalani sesi foto bersama.

Di lintasan, perjuangan Veda Ega tidak berlangsung mudah karena ia sempat tercecer hingga posisi kesembilan meski memulai balapan dari urutan keempat.

Situasi berubah setelah balapan dihentikan sementara akibat insiden dan kemudian dimulai ulang, di mana ia mampu meningkatkan ritme dan perlahan menyalip para pesaingnya.

Pergerakan konsisten sepanjang restart membuatnya menembus enam besar sebelum akhirnya mengunci posisi ketiga pada lap terakhir, sekaligus memastikan capaian bersejarah bagi Indonesia di Moto3. (Rangga)

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic