
ThePhrase.id - Vokalis grup band Kotak, Tantri Syalindri mengungkap sosok perempuan bernama Poppy Nupita yang diduga melakukan penipuan yang merugikan dirinya serta sejumlah korban lainnya, dengan nilai kerugian yang diperkirakan mencapai Rp10 miliar.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya (@tantrisyalindri), Tantri memperlihatkan wajah Poppy kepada publik. Ia menjelaskan bahwa Poppy merupakan teman baiknya sendiri yang dikenal sejak 2021, ketika anak mereka bersekolah di tempat yang sama.
“Selama ini aku mengenalmu sebagai teman yang baik. Kita saling membantu dan mendukung di saat ada kesulitan,” tulis Tantri dalam unggahannya pada Kamis (25/6).
Tantri juga membagikan screenshot (tangkapan layar) isi percakapannya dengan Poppy, yang mana terlihat perempuan tersebut beberapa kali menawarkan peluang usaha seperti lelang dan modal pre-order beberapa barang.
Penyanyi berusia 36 tahun itu mengungkapkan bahwa sebenarnya dirinya ragu karena khawatir urusan bisnis akan memengaruhi hubungan pertemanan. Namun, karena merasa percaya dengan Poppy yang sudah dianggap sebagai teman baik, akhirnya ia luluh.
Menurut Tantri, kerja sama bisnis mereka berjalan tanpa kendala selama kurang lebih satu tahun.
“Dalam prinsip hidupku, urusan bisnis dan uang aku sangat berhati-hati sekali. Namun karena kepercayaan yang sudah terbangun dan pengalaman yang selama ini berjalan lancar, aku akhirnya luluh juga,” katanya.
Situasi berubah setelah transaksi terakhir dilakukan pada 19 Juni 2026. Sejak saat itu, Tantri mengaku tidak lagi dapat menghubungi Poppy melalui nomor telepon maupun akun media sosialnya.
Hilangnya Poppy membuat Tantri dan sejumlah korban lainnya panik. Mereka kemudian saling berkomunikasi untuk mencari keberadaan Poppy yang hingga kini belum diketahui, bahkan mendatangi orang tuanya.
“Sejak saat itu, puluhan orang lainnya berusaha mencari kabarmu. Kami saling berkomunikasi dalam panik dan putus asa. Rumahmu kami datangi, keluarga dan orang tuamu angkat tangan,” jelas Tantri.
Hingga kini, Tantri bersama para korban masih menunggu itikad baik Poppy Nupita untuk mengembalikan dana yang diduga dibawa kabur, serta menjelaskan apa yang sebenarnya sudah terjadi.
“Menurut informasi yang saya peroleh, saya menduga orang yang dirugikan tidak hanya saya, karena itu kami semua intens berkomunikasi. Total kerugian yang diklaim para pihak tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar,” tandasnya.
Meski demikian, Tantri menyatakan telah menyiapkan berbagai bukti sebagai langkah untuk melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib. (Rangga)