religion

Tata Cara Shalat Taubat serta Doanya

Penulis Zuhri Ibrahim
Feb 03, 2026
Ilustrasi taubat. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi taubat. (Foto: Istimewa)

ThePhrase.id - Shalat Taubat adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan bagi siapa pun yang merasa telah berbuat dosa dan ingin kembali kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dalam Islam, tidak ada kata terlambat untuk bertaubat, selama nyawa belum sampai ke tenggorokan dan matahari belum terbit dari barat.

Berikut adalah tata cara pelaksanaan shalat taubat lengkap dengan doanya, agar taubat kita diterima dan hati menjadi tenang.

Apakah Shalat Taubat Itu?

Shalat Taubat adalah shalat sunnah dua raka’at yang dilakukan untuk memohon ampun atas dosa dan kesalahan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Ibadah ini menjadi simbol bahwa seorang Muslim sadar akan kesalahannya dan ingin memperbaiki diri.

Dalam sebuah hadits berasal dari Abu Musa radhiyallāhu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ، وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا

“Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla membentangkan tangan-Nya di malam hari agar orang-orang yang berbuat dosa di siang hari bertaubat, dan membentangkan tangan-Nya di waktu siang agar orang yang berbuat dosa di malam hari bertaubat, hingga matahari terbit dari barat. (HR. Muslim).

 

Juga hadits dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ

Sesungguhnya Allah menerima taubat hamba-Nya selama nyawanya belum sampai di tenggorokan.” (HR. Tirmidzi)

Syarat Taubat yang Diterima Allah SWT

Sebelum shalat taubat, penting memahami tiga syarat utama taubat yang diterima Allah:

1. Menyesali perbuatan dosanya

2. Berhenti dari perbuatan maksiat tersebut

3. Berjanji tidak mengulanginya lagi

4. Jika dosa terkait dengan sesama manusia, maka harus ditambah dengan meminta maaf atau mengembalikan hak orang tersebut.

Tata cara Pelaksanaan Shalat Taubat

Berikut langkah-langkah cara melakukan shalat taubat:

1. Bersuci (wudhu) dengan sempurna.

2. Niat Shalat Taubat.

Niat dilakukan dalam hati, dan bisa dilafalkan seperti berikut:

أصَلَّى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat shalat sunnah Taubat dua raka’at karena Allah Ta'ala."

3. Shalat Dua Rakaat.

– Rakaat pertama: Al-Fatihah + surah al-Qur’an (bebas).
– Rakaat kedua: Al-Fatihah + surah al-Qur’an (bebas).
– Dilakukan seperti shalat sunnah biasa.

4. Setelah Salam, berdoalah dengan penuh penyesalan.

Setelah shalat, dianjurkan membaca doa taubat. Salah satu doa yang sering diamalkan adalah:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم الَّذِي لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

 “Astaghfirullaahal’adziim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih.”

Artinya: “Saya memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya.”

 

Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa setelah shalat taubat di bawah ini:

 

اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لآاِلهَ اِلَّااَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَناَ عَبْدُكَ وَأَناَ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ من شَرِّمَاصَنَعْتَ. اَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَي وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ

Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana’abduka wa ana ’alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu a’uudzubika min syarri maa shana’tu. abuu ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: “Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, karena itulah ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberi ampunan melainkan Engkau wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat.”

Selain doa tersebut, juga bisa berdoa dengan bahasa sendiri sesuai dengan dosa yang ingin diakui atau hajat yang ingin dimohonkan.

Waktu yang Dianjurkan untuk Shalat Taubat

Shalat taubat bisa dilakukan kapan saja kecuali pada waktu-waktu yang dilarang untuk shalat, seperti:

  • Setelah subuh hingga matahari terbit.
  • Setelah ashar hingga matahari terbenam.
  • Saat matahari berada di tengah langit (sebelum zhuhur).
  • Waktu yang paling utama adalah di malam hari, terutama sepertiga malam terakhir, yaitu waktu di mana doa lebih mustajab dan Allah membuka pintu ampunan selebar-lebarnya.

Ada ungkapan الإِنْسَانُ مَحَلُّ الخَطَأِ وَالنِّسْيَانِ (manusia adalah tempatnya salah dan lupa) dan setiap dari kita pasti pernah salah. Akan tetapi, Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Jangan tunda taubat. Lakukan shalat taubat dengan niat sungguh-sungguh, dan buktikan dengan perubahan dalam perbuatan. (Z. Ibrahim).

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic